Sejuta Kacamata untuk SD Kota Salatiga

“Hei ayo balik-balik, mata kamu minus..!” kata dokter Eny yang melihat anak-anak ini sedang makan jajan mereka. “Dari mana tahu mata mereka minus dok ?” tanya saja. “Lihat cara mereka memegang makanan dekat sekali, itu kebiasaan dan menjadi tanda-tanda ada masalah dengan penglihatan mereka” katanya. Sekitar tiga minggu yang lalu saya sempat mengantar orang tua pergi ke toko kacamata untuk mencari kacamata baca. Di toko … Continue reading Sejuta Kacamata untuk SD Kota Salatiga

Buka Pantang, Toleransi Orang Enggano

“Mas ayo ikut acara buka pantang” ajak Pak Prian, orang asli Enggano dari suku Kaitora. Saya mengiyakan dan melajuralah sepeda motor kami ke lokasi transmigran. Di bawah terpal warna-warni kami dipersilakan duduk. Saya bengong, karena acara menggunakan bahasa ENggano. Pulau Enggano sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia, berada di sisi barat daya Pulau Sumatera tepatnya di provinsi Bengkulu. Pulau ini unik, bukan hanya sebagai … Continue reading Buka Pantang, Toleransi Orang Enggano

Mama Tinggal Kuah

Kalau orang Timor, pokoknya servis tamu dulu dan orang rumah urusan belakangan. Itu yang terlihat di depan, kalau mau lihat aslinya cobalah tengok ke belakang. Kelakar Tony teman saya saat membahas keadaban orang Timor. Sekitar 4 tahun yang lalu saya berkesempatan mengunjungi selatan Pulau Timor. Pagi itu saya diajak berburu rusa, yang konon populasinya masih banyak. Pagi buta kami berangkat dari Kota SoE dan hampir … Continue reading Mama Tinggal Kuah