Kimia Kehidupan (Dari Mana Kehidupan dan Kematian)

Teman-teman, sebelum kita masuk ke bab ini mari kita letakan sesaat Agama dan kepercayaan kita agar nanti tidak campur aduk, setuju ya..? Mengapa demikian, karena ranahnya berbeda teman-teman. Agama membutuhkan keyakinan keimanan kita yang kadang susah dinalar, sedangkan Biologi membutuhkan rasional dalam berpikir. Oke kita letakaan sesaat ya.

Biologi secara etimologi dari kaya Bio yang artinya hidup dan logos artinya hidup. Saya definisikan, biologi sebagai cabang ilmu yang memelajari mahluk hidup dan kehidupannya. Nah sekarang pertanyaanya adalah, mahluk hidup itu apa dan apa itu hidup, makin bingung bukan…?

Oke kita bahas satu persatu. Mahluk hidup adalah sebuah benda yang tersusun dari banyak sekali bahan kimia, yang kemudian membentuk unit terkecil yang kita sebut dengan sel, lalu sel berkumpul membentuk jaringan, kumpulan jaringan menjadi organ, lalu organ-organ tersebut bekerja menjadi sistem organ dan akhirnya menjadi mahluk hidup. Nah mau tau tubuh kalian itu isinya apa saja, lihat gambar di bawah ini.

Lantas hidup itu apa? Mungkin paling gampang kita bisa menyebut karena adanya nyawa, bolehlah demikian jika itu pandangan spiritual. Dari sudut pandang Biologi sedikit berbeda, makanya saya meminta letakan dulu iman kepercayaan kita, dan kita pakai logika. Yuk kita lihat ilustrasinya gambar dibawah ini.

Sebuah ponsel yang jelas-jelan benda mati, bisa menjadi hidup karena ada power bank. Di dalam power bank tersimpan apa? Listrik, benar dan tidak salah dan sebut saja listrik tersebut adalah energi. Artinya agar suatu benda agar bisa hidup, butuh yang namanya energi. Mahluk hidup juga demikian teman-teman, butuh energi agar tetap hidup, butuh setrum.

Bagaimana logikanya, mahluk hidup berbeda dengan ponsel, dimana ponsel isinya rangkaian kimia, sedangkan manusia isinya sel. Keduanya memiliki prinsip yang sama dan penyusun juga tidak jauh berbeda, cuma komposisi dan pembuatnya yang beda. Baiklah kita lihat setrumnya mahluk hidup, coba scrool ke atas lihat tabel periodik unsur. Setelah itu, lihat gambar di bawah ini.

Saya jelaskan, masing-masing atom memiliki proton, neutron, dan elektron yang semuanya bergerak berputar tiada henti. Lalu jika atom-atom ketemu mereka akan menjadi zat yang namanya unsur. Jika unsur yang berbeda ketemu maka akan menjadi senyawa. Contohnya atom ketemu unsur hidrogen makan akan menjadi air. Nah bukankan tubuh kita 65 –  75% terdiri dari air, itu bahan kimia dengan simbol H2O.

Terus hidup itu apa? Oke kita masuk lagi yang sedikit lebih rumit. Jika molekul-molekul yang aneh-aneh itu saling ketemu akan membentuk sebuah kehidupan yang paling kecil di dalam mahluk hidup yang namanya sel. Di mana di dalam sel-sel itu terdapat banyak senyawa yang dikategorikan sebagai organik dan anorganik, coba scroll ke atas dan lihat lagi tabel periodik unsur. Mau tau lebih banyak tentang komposisi tubuh kita, lihat gambar dibawah ini.

Sekarang kita lihat lagi. Komposisi bahan-bahan kimia tersebut kan memiliki atom kan ya..? Nah di dalam atom ada sumber listrik, kan ada proton, elektron, dan neutron. Mereka bergerak, dan jika saling ketemu ada yang nolak, namun ada yang saling ngikat. Nah kadang-kadang ikan itu yang menguatkan dan menjadi satu kesatuan untuk menciptakan kehidupan dan setrum yang dihasilkan besar, maka jadilah energi yang bisa menggerakan mesin di dalam tubuh mahluk hidup.

Mesin-mesin tersebut memiliki tugas masing-masing. Contohnya organ pencernaan, kusus untuk memasukan energi dalam bentuk makanan, kemudian akan di cerna dan diserap oleh tubuh lewat darah. Darah agar bisa tersebar ke seluruh tubuh butuh mesin yang namanya jantung, menjadi tukang pompa. Masih banyak mesin lainnya, seperti paru-paru yang bertugas menyedikan oksigen sebagai bahan bakar. Ada juga otak, yang akan mengendaliakn semua sistemnya dan anak buahnya yang bernama syaraf. Sangat kompleks bukan. Nah sekarang ambil lagi agama, iman dan kepercayaan teman-teman yang tadi di letakan.

Sang pencipta, bisa merangkai atom menjadi unsur lalu jadi molekul sampai utuh menjadi mahluk hidup, keren bukan? Lantas mahluk hidup itu dikatakan masih hidup itu bagaimana?

Mahluk hidup dikatakan hidup ya saat mesinnya masih hidup. Artinya masih bisa bermetabolisme, organ-organ bekerja dengan baik, contohnya masih bisa nafas, makan, minum, mikir, nggibah dan lain sebagainya. Saat mesin bekerja dengan sempurna, artinua bisa bermatabolisme, maka akan merujuk pada penciri berikutnya yakni bisa bergerak. Kalau sudah bisa bergerak, maka akan bisa kerkembang biak dan jadi banyak.

Nah sekarang bagaimana jika mahluk hidup dikatakan mati? Oke letakan dulu iman kita, ntar bilang kehilangan nyawan kan berabe. Jika ada gangguan organ dan metabolisme tidak terjadi, maka itu awal dari kematian, karena akan mengganggu sistem organ yang lain. Contohnya, orang gantung diri dan jalan nafasnya terhambat, padahal tubuh perlu oksigen sebagai bahan bakar. Nah jika tidak ada bahan bakar, maka energi untuk menggerakan mesin-mesin tubuh tidak ada, maka matilah mesin itu dan itulah kematian. Apakah bisa diperbaiki, ada kemungkinan masih bisa, namun jika kerusakan sudah parah akan sangat sulit untuk diperbaiki. Mungkin jalan satu-satunya mengganti organ yang rusak dengan organ yang baru, mirip sparepart/onderdil motor saja. Contohnya dengan tranplantasi ginjal dan hati, ada juga dengan sel punca, atau menggunakan alat elektronik seperti pacu jantung, ventilator dan lain sebagainya. Mari ambil iman kita dan bersyukur Tuhan menciptakan manusia pintar yang bisa membuat alat bantu hidup.

Okeh sekian dalu penjelasan saya tentang kimia kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s