Wisata Dimasa Corona

Mendaki Gunung, masih bisa.

Salah satu sektor yang mendapat dampak besar adalah pariwisata, Tempat dan pelaku pariwisata, terkarantina keadaan tanpa tau harus berbuat apa. Secercah harapan, adalah pandemi ini segera berlalu dan pariwisata kembali menggeliat. Namun, bagaimana jika kaki ini sudah gatal pengin dolan, dan kemara lama tidak dipanaskan?

Corona menyebar dari manusia ke manusia. Potensi terbesarnya adalah kerumunan orang, dan itu banyak ditempat-tempat wisata. Horor bukan, seperti perang terhadap virus tetapi tidak tahu keberadaannya. Jika nekat bisa saja kita kena batunya. Lantas bagaimana wisata yang aman?

Wisata minat kusus, panjat tebing.

Wisata yang aman adalah wisata yang tidak banyak melibatkan interaski manusia atau kerumunan orang berkumpul. Sebut saja wisata minat khusus. Hanya mereka yang berminat yang akan masuk wisata genre ini. Sebut saja menyelam, susur gua, panjat tebing, paralayang, dan lain sebagainya. Lantas apa tidak susah dan mahal wisata minat khusus, yang pasti ada harga ada rupa.

Wisata dalam gua, hanya ketemu kegelapan abadi.

Jangan kawatir, sekarang banyak operator wisata minat khusus tersebut. Sebut saja rafting, nah anda bisa memilih kayaking, canoing, atau river boarding yang lebih ke individu, sehingga tidak banyak interaksi dengan orang. Menyelam, anda hanya akan ketemu dengan buddies dan dive master anda, sisanya dengan ikan dan terumbu karang. Atau anda mau caving atau telusur gua, isinya anda hanya ketemu dengan kegelapan abadi.

JIka anda ragu dengan kemampuan, anggaran, dan keterbatasan lainnya dibidang olah raga minat khusus, coba belokan wisatan mainstream anda. Jika anda ke pantai coba saja padling, anda akan sendirian diatas papan lalu sambil berdiri mengayuh. Atau maksimalkan hobi fotografi anda seperti orang autis asyik dengan dunianya sendiri.

Menyelam juga menyenangkan.

Jika masih nekat dan harus ketemu dengan banyak orang, maka siapkan APD anda baik-baik. Selalu bawa masker, hand sanitizer, sabun, handuk kecil, pakaian ganti, plastik, dan tisue basah. Itu akan menjaga anda level aman satu. Dengan menjaga diri dan jaga jarak, anda masuk zona aman.

Kalaupun anda pengen keluar atau malas, mengapa tidak virtual tourism, Pakai teknologi VR anda bisa keliling dunia dan mengunjungi tempat wisata yang sudah didokumentasikan dalam foto 360. Anda bisa puas berkeliling dalam wisata maya. Sekarang keputusan di tangan anda, corona tidak lagi membatasi travelling anda.

One thought on “Wisata Dimasa Corona

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s