Homeostatis untuk Homo Sapiens

WhatsApp Image 2020-05-22 at 21.16.07
Masa penciptaan di Bumi.

Tidak terbayangkan 4 – 3 miliar tahun yang lalu saat awal kehidupan ini diawali oleh Sianobakteria, sebagai organisme autrotof pertama di Bumi, Kehidupan berkembang dimana bumi nir oksigen tetiba pelan-pelan organisme fotosintentik ini mengeluarkan O2 di udara. 2 miliar tahun kemudian munculah tumbuhan, yang semakin memerkaya kandungan oksigen di Bumi. Butuh waktu yang panjang untuk menciptakan lingkungan yang layak untuk hewan agar bisa hidup, dan 600 juta tahun yang lalu baru hewan itu ada sampai saat ini.

4 miliar tahun, alam ini membentuk dirinya agar kita yang saat ini hidup agar bisa benar-benar hidup. Menjadi pertanyaan, butuh waktu berapa lama kita menghancurkan kehidupan yang diciptakan alam ini. Dalam hitungan kejap, kita bisa mengubah semuanya untuk saat ini.

WhatsApp Image 2020-05-22 at 21.16.12
Kadar oksigen di Bumi,

Apakah dulu sebelum manusia ini ada, bumi sempat sakit sehingga harus mengurangi populasinya penghuninya? Pernah jawabannya. 600 juta tahun yang lalu saat tumbuhan mulai muncul di Bumi, kadar oksigen meningkat pesat dari 3% melonjak hingga 35% pada 300 juta tahun yang lalu, Apa yang terjadi? Bumi sakit karena mahluknya keracunan oksigen, Oksigen oada kadar tertentu bisa menjadi racun, dan disebut sebagai paradok oksigen, kapan-kapan saya ceritakan.

Untuk menyembuhkan mahluknya, maka oksigen disetel pada kondisi yang optimum sekitar 21%, meskipun pernah drop sekitar 14% dan melonjak hingga 30%. Nah sekarang adakah mahluk yang tidak punya urusan dengan oksigen, ada yakni tumbuhan, bakteri anerob, dan virus, Merekah pemegang kunci dunia saat ini, bagaimana mengatur ritme kehidupan agar homestatis,

Homeostatis (homoios=sama, dan statis=diam), adalah pengkondisian lingkungan agar kehidupan ini berlangsung seimbang agar konstan/diam. Bagaimana caranya alam ini menyeimbangkan dirinya, banyak sekali caranya. Menjadi pertanyaan apakah covid 19 ini adalah cara alam melakukan mekanisme homeostatis, bisa saja,

WhatsApp Image 2020-05-22 at 21.16.02
Homeostatis kehidupan.

Andaikata alam ini sedang menyembuhkan dirisnya agar kehidupan seimbang, maka homo sapiens menjadi mahluk yang paling terancam. Tumbuhan, bakteri, virus mana peduli karena mereka menjadi alatnya sebagai bandul agar bisa menyeimbangkan alam ini. Perspektif ekologi mengharuskan adanya dayang dukung lingkungan yang baik agar alam ini segera membaik, Jika tools alat keseimbangan ini adalah Corona, maka manusia harus bisa mengimbangi. Tidak perlu memerangi, tetapi cukup menghindari. Tahu kan bagaimana cara menghindari.

Segeralah, sebelum dia merajalela dan bisa memusnahkan kehidupan ini atas nama keseimbangan alam. Sebagai produk akhir evolusi, kita tahu apa manfaat cuci tangan, orang ointar menciptakan masker, pemerintan mengeluarkan aturan, dan Tuhan memberi otak 2000 cc dan akal pikiran, gunakanlah… sebelum alam ini serius,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s