Danyangan Pesona Keindahan Malam di Lumajang

IMG_1780

Tebaran kerlap-kerlip benda-benda angkasa menjadi sajian manakala mata memandang dari kaki langit hingga zenit semuanya terlihat jelas. Langit yang cerah tanpa ada awan sedikitpun yang menjadi tabir cakrawala. Rasi bintang terlihat dengan jelas dan bahkan dengan mudah ditebak formasinya dilihat dari konstelasi penyusunnya. Google sky map menjadi pemandu yang pintar manakala mata ini ragu diantara jutaan bintang yang tersebar memenuhi angkasa. Planetarium malam ini adalah di Dahyangan/Danyangan di sisi timur Gunung Semeru yang menjadi surga para pecinta hotel bintang seribu.

Lokasi yang jauh dari pemukiman sehingga tidak ada gangguan polusi cahaya dari lampu listrik menjadikan Danyangan menjadi tempat yang spesial. Tidak salah jika Dinas Pariwisatan Kabupaten Lumajang mematok plang “spot foto keren” untuk tempat ini. Pukul 03.00 saya dan rekan-rekan tiba di tempat ini. Pukul 01.00 kami berangkat dari Kanro Dinas Pariwisata Lumajang bergerak menuju Kecamatan Senduro dan tujuan kami adalah Danyangan. Dengan waktu tempuh 1,5-2 jam dengan kendaraan roda 4 kami tiba di ketinggian sekitar 1735mdpl.

14143780261646648204

Udara yang dingin karena hempasan angin gunung memaksa kami harus menyesuaikan dengan pakaian hangat. Tiba-tiba pak Edi salah seroang staff dari Dinas Pariwisata membagikanbalaclava/kupluk bertuliskan B29-Lumajang. Kepala kami yang sedari tadi dingin dan susah mencari setingan kamera, langsung hangat dan bisa berpikir manakala kupluk dan secangkir kopi panas sudah sudah ditangan kami masing-masing. Sembil memotrat Pak Edi bercerita tentang tempat ini dan mengapa dijadikan alasan sebagai tempat pengambilan gambar yang manarik.

Danyangan sebenarnya adalah tempat yang disakralkan. Roh-roh nenek moyang atau penguasa tempat tersebut di kumpulkan dan diletakan disebuah bukit kecil. Danyangan dari kata Danyang yang dalam bahasa jawa adalah roh-roh penguasa suatu tempat. Danyangan menjadi tempat bersemayamnya roh-roh tersebut. Bukit kecil dengan pohon-pohon besar di puncaknya memang memberikan kesan mistis, namun dibalik aura spiritual tersebut tempat ini adalah titik yang indah untuk mengatai bentang alam di sisi timur gunung Semeru.

Saatnya mengabadikan keindahan malam di bukit Danyangan dengan menggunakan long exposure adalah pilihan yang tepat. Sensor kamera dipaksa untuk merekam cahaya-cahaya yang sangat minim dari benda-benda angkasa. Percobaan dari setengan menit hingga beberapa menit agar sensor benar-benar bisa menangkap benda langit. Kadang butuh sebuah keberuntungan, sebab saat kamera di arahakan ke sebuah sisi dalam posisi merekam, sisi lain muncul meteor yang melesak dengan kecepatan tinggi.

14143781081927265013

Dari ufuk timur nampak secercah cahaya kuning keemasan menyembul perlahan. Rana kamera tak mau kalah untuk menangkap momen ini. Kegelapan yang berangsur hilang dan berubah menjadi cahaya yang hangat. Dari bukit Danyangan ini mata bisa memandang lansekap kabupaten Lumajang dari ketinggian. Megahnya gunung Semeru terlihat dengan jelas manakala cahaya dari timur menyoroti lekuk-lekunya. Di sisi utara Semeru nampak gunung kepolo dan ayag-ayag dan ditengahnya saya memperikirakan adalah Ranu Kumbolo. Di sisi utara bukit Danyangan terlihat beberapa dusun dari Desa Argosari yang nampak diselimuti halimun tipis. Lahan-lahan pertanian di lereng yang curam terlihat begitu memesona, terlebih bagi para penggila fotografi lansekap yang akan benar-benar dimanjakan.

1414378334352298170

Di sisi barat berdiri dengan anggun gunung tertinggi di Pulau Jawa, yakni Semeru 3676mdpl. Puncak mahameru terlihat dengan jelas malam itu, dan kerlap-kerlip cahaya senter dari pendaki yang ingin menggapai atap pulau jawa. Dari sisi selatan, Jonggring Saloka nampak jelas cahaya merah membara, yang berasal dari kawah yang terus saja menyemburkan lava pijarnya. Letusan berselang sekitar 15menit dengan ditandai cahaya merah dan nampak jelas dari Danyangan ini. Dari puncak Semeru dan Danyangan jika di tarik garis horisontal hanya berjarak sekitar 16,9km. Geliat mahameru benar-benar terlihat begitu perkasa dibalik sikap diamnya yang setiap saat selalu memuntahkan lava pijarnya sambil di hiasi bintang-bintang di angksa.

Malam ini angkasa Danyangan berpesta pora menjelang musim pancaroba. Suhu udara yang semula begitu menggigit kulit dan menusuk tulang berangsur-angsur menghangat bersamaan cahaya merah merona dari sisi timur. Pukul 05.00 cahaya jingga perlahan-lahan terbentuk seiring itupula para pelancong mulai berdatangan dari berbagai daerah. Sandi nomer kendaraan L, AG, N nampak berjajar di tepi jalan sedangkan para penumpangnya berlarian mencari lokasi untuk mengambil imaji menjelang sang surya terbit. Saya berdiri di bukit sisi barat Danyangan untuk mencari sudut pandang dari balik semak belukan Cromolaena odarata dan Imperata cylindrica yang masih basah terkena embun pagi.

1414378165236030218

Dari bukit Danyangan ini kami sesaat berhenti untuk mengagumi sejengkal keindahan alam yang menjadi potensi wisata bila benar-benar di gali dan dikenalkan kepada para pelancong. Tempat parkir yang memadai, fasilitas MCK yang layak, dan penyedia makanan minuman adalah fasilitas pendukung, tentu saja tetap menjaga kelestarian dan kemanfaatan serta kelestarian lingkungan. Prilaku kurang dewasa para pengunjung acapkali menjadi noda bagi sebuat tempat wisata, namun dengan rambu-rambu yang baik dan fasilitas yang memadai bisa meminimalisir potensi ancaman tersebut. Penyediaan sarapa prasarana akan sangat mendukung bagi para pelancong, dan saya yakin berapapun akan dibayar untuk menjawab rasa penasaran dan untuk mendapatkan keindahan. Danyangan adalah satu dari sekian lokasi yang berplang “spot foto keren”, yang masih menjadi embrio sebelum lahir menjadi “spot foto istimewa”.

1414378455581948624

6 thoughts on “Danyangan Pesona Keindahan Malam di Lumajang

  1. wah mas Dhave sudah menjejalajah lumajang.. kece bnget dah photo2 nyaa. sya org lumajang sendiri blum pernah kesana .. hehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s