Tipitap, Sederhana dan Tepat Guna

Potret anak-anak di Nusa Tenggar Timur yang setiap hari harus bergelut dengan jerigen-jerigen. Susahnya mendapat air membuat mereka harus berjuang menuju sumber air dan mengangkutnya. (dok.pri)

Potret anak-anak di Nusa Tenggar Timur yang setiap hari harus bergelut dengan jerigen-jerigen. Susahnya mendapat air membuat mereka harus berjuang menuju sumber air dan mengangkutnya. (dok.pri)

Pulau Timor yang 150 juta tahun yang lalu adalah dasar laut dari benua Australia kini sudah menjadi daratan. Tidak tanggung-tanggung tumbukan lempeng membuat dasar laut itu sudah menjulang tinggi hingga 800meter. Tanah karang dengan hamparan kapur yang telah melapuk membuat pulau ini gersang dan sulit air, memang itu benar adanya.

Kondisi geografis yang ekstrim ini membuat para penghuninya harus pintar-pintar beradaptasi agar tetap bertahan hidup. Flora kebanyakan yang memiliki sifat fisiologis yang tahan terhadap stress air begitu juga dengan faunanya. Bagaimana manusia, mereka juga telah teradaptasi dengan lingkungan yang serba sulit akan air.

1376619241184095738
Sekarang sumber air su mulai kering, beta susah ambil air dan sonde mandi” mungkin begitu kira-kirai kata anak ini. Satu-satinya mata air sudah berkurang debit airnya. Sumber mata air ini digunakan separu warga dari dusun. Tidak mungkin sejumlah air ini untuk mandi 8KK, pilihan terakhirnya adalah sungai yang juga sudah mulai mengering. (dok.pri)

“sekarang sumber air su dekat, beta sonde pernah terlambat lagi” salah satu petikan dalam iklan air mineral. Kekurangan air lantas tak menghambat untuk bertahan hidup. Skala prioritas diutamakan untuk merajut kehidupan agar terus bertahan.

Mungkin bagi yang tinggal di kota besar, sehari bisa mandi 1-2 kali. Jangan harap di Dusun Tiga di Desa Binaus di Kabupaten Timor Tengah Selatan bisa menikmati mandi 2 kali sehari. Disana 2-3 hari sekali baru mandi adalah hal yang biasa. Bukan karena enggan untuk mandi, tetapi sumber air yang cukup jauh untuk di jangkau. Selain air yang sulit di jangkau, keberadaan mata air juga memprihatikan karena debitnya menurun bahkan kering.

Pertanyaan retoris muncul, bagaimana dengan kondisi kesehatan warganya yang kadang jarang mandi ?. 3 hari saya disana tidak menemukan orang yang sakit gara-gara tidak mandi. Mungkin kalau sering-sering mandi malah akan menjadi sakit. Bulan agustus adalah bulan terdingin, dimana suhu pada malam hari bisa mencapai 15C dan pada siang hari cukup nyaman sekitar 24-26C. Uap air dan udara dingin yang berhembus dari Australia yang membuat suhu turun begitu drastis.

13766194562048336077
Tipitap, salah satu modifikasi jerigen untuk cuci tangan, muka, kaki dan gosok gigi. Sangat sederhana namun tepat guna. Anak-anak dibiasakan cuci tangan dan kaki sebelum mereka tidur (dok.pri).

Untuk menjaga sanitasi dan kebersihan dirinya, para warga biasanya hanya mencuci muka, gosok gigi dan cuci tangan serta kaki. Mengingat sumber air yang jauh, maka tak salah jika jerigen-jerigen air berjajar disetiap sudut rumah. Ada yang unik dari sistem tata kelola air untuk sanitasi mereka yang dikenal dengan tipitap.

Tipitap adalah jerigen yang di modifikasi. Leher jerigen di gantung pada sebuah palang tiang. Tutup jerigen di lobangi lalu di pasang ujung tali dan ujung satunya diikat pada ujung kayu di bawahnya. Tepat dibawah leher tutup jerigen di lubangi sekitar 5mm diameternya. Kayu yang diikat ini berguna sebagai kran air. Jika hendak cuci muka atau tangan, cukup injak tuas kayu yang terikat pada tutup jerigen dan air akan mengucur kebawah.

Sangat menarik dan tepat guna dengan adanya teknologi sederhana. Tiap rumah memiliki tipitap, yakni bak cuci tangan isi ulang yang penuh sentuhan kreatifitas. Pemerintah setempat mewajibkan warganya memiliki tipitap untuk urusan sanitasi. Namun sangat disayangkan, sabut cuci tangan acapkali salah ditempatkan. Botol-botol yang di gantung di tiap tipitap adalah deterjen bubuk untuk cuci pakaian. Mungkin bagi yang tidak biasa akan teriritasi yakni dengan terasa panas bahkan kulit terkelupas, tapi disana sepertinya baik-baik saja.

1376619566348596022
Tetap tersenyum menghadapi kerasnya alam. (dok.pri)

Teknologi sederhana dan tepat guna mungkin bisa menjadi contoh daerah lain dengan kendala susahnya akses air bersih. Cukup dengan menginjak tuas kayu, sudah bisa menikmati sejuknya air mengucur dan bersiap untuk bersih diri walau tak harus mandi.

4 thoughts on “Tipitap, Sederhana dan Tepat Guna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s