Jamur yang Dibenci Namun Tetap Dicari

IMG_3044

“banyak jamur yang bermunculan dimusim hujan” inilah salah satunya Jamur Kancing (dok.pri)

” Bak jamur dimusim hujan ” sebuah pepatah yang menunjukan fenomena perkembangan serentak dalam jumlah yang banyak. Jamur, sebuah organisme yang unik karena banyak hal yang menarik untuk dikaji. Mungkin saat ini, kebanyakan orang mengenal sebagai sebuah tumbuhan berwarna putih yang berbentuk payung dan tumbuh saat musim hujan. Ada pula yang mengatakan jamur itu saat perabotan kita tiba-tiba berubah kusam, ada serbuk, berbau apek. Jamur juga familiar dengan tempat yang lembap, sumpek hingga gatal-gatal di kulit. Semuanya benar, dan jamur hadir disana sebagai salah satu biang keladinya.

Tempe definisi sederhananya adalah kedelai yang berjamur. Rhyzobium orizae, atau yang kita kenal dengan ragi tempe sebenarnya adalah jamur. Jamur ini membetuk perakaran yang kita kenal dengan miselium yang berwarna  putih artinya tempe sudah jadi. Pernah makan tape singkong atau ketan?. Tape adalah singkong atau ketan yang dibusukan juga dengan jamur, dan pelakunya adalah Saccharomyces. Jamur ini juga berperan dalam pembuatan bir, alkohol, asam asetat dan lain sebagainya.

zx 026

Saccharomyces sp, salah satu jamur sel tunggal yang berperan dalam industri alkohol (dok.pri).

Sepak terjang tak hanya berurusan dengan ragi semata, namun kembali pada pengertian orang pada umumnya yakni tumbuhan berbentuk payung. Inilah yang kadang salah kaprah dalam penyebutannya, sehingga penyakit pada kulit, biang tape dan tempe, hingga tempat lembap selalu identik dengan jamur. Jamur atau fungi adalah penyebutan secara umum saja, sehingga sah-sah saja untuk menamkan ragi, tumuhan berpayung dan panu kadas kurap.

Ledakan bom atom menimbulkan bumbungan asap yang tinggi kearah langit bentuknya merupai Cendawan. Penamaan mahluk hidup berpayung ini lebih tepat dengan cendawan, sehingga jauh lebih spesifik. Jamur mungkin salah jika dikatakan tumbuhan, karena tumbuhan harus berklorofil sedang jamur tidak ada dan heterotrof atau tidak mampu memasak makanan sendiri. Jika sudah sepakat demikian, pemakaian nama tumbuhan mungkin sekedar membedakan dengan hewan saja.

IMG_5072

Jamur yang membuat peneliti gusar karena mengkontaminasi biakan bakteri dalam cawan petri(dok.pri)

Jamur hidup dengan makan bahan-bahan organik yang diserap lewat hifa di miseliumnya. Makanan yang diserap disimpan dalam glikogen. Beberapa jamur memiliki sifat sebagai parasit dan saprofit, bahkan begitu dibenci. Fungisida diciptakan untuk membasmi jamur-jamur perusak tanaman, perabotan dan lain sebagainya. Disisi lain jamur ramai-ramai dibudidayakan sebagai bahan makanan. Disinilah uniknya peran dari jamur, dihindari namun juga dicari.

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan banyak cendawan dari fillum Basidiomycota diburu untuk dibudidayakan. Sebut saja jamur tiram (Pleurotus ostreatus), jamur merang (Volvariella volvaceae), jamur kuping (Auricularia auricula) yang kini menghiasi meja makan. Dalam bidang medis ada jamur Ganoderma yang dipercaya sebagai anti kanker. Dibeberapa tempat terutama pedalaman banyak dan beragaman jamur diburu pada musim-musim tertentu sebagai bahan pangan yang lezat.

Berbicara tentang cendawan, tidak boleh sembarangan saat ada di lapangan. Dari sekian banyak cendawan ada yang bisa dimakan ada juga yang beracun. Aspergilis flavus menghasilkan racun jamur yang disebut alfatoksin. Aspergilus fumigatus menyebabkan penyakit paru-paru pada burung. Beberapa tanaman pertanian tidak sedikit yang gagal panen gara-gara jamur fusarium, curvularia dan cladosporium. Beberapa spesies jamur acapkali disalahgunakan efek racunnya. Ada sejenis jamur yang bisa memberikan efek halusinasi, dan biasanya banyak ditemukan pada kotoran sapi sehingga disebut jamur lethong.

IMG_3059
Sate jamur, salah satu menu di Resto Jejamuran (dok.pri).

Jejamuran, adalah sebuah resto di Padoharjo, Kab Sleman, Yogyakarta. Resto ini menyajikan aneka makanan dan minuman berbahan jamur. Tongseng jamur, sate jamur, pepes jamur adalah beberapa menu yang ditawarkan. Jika ingin menambah sensasi jamur silahkan mencoba wedang jejamuran. Minuman ini adalah campuran jamur lingzi, madu dan aneka rempah-rempah. Resto ini juga menyediakan pelatihan budidaya jamur bagisiapa saja yang ingin menimba ilmu.

 

Salah satu sudut Jejamuran ada yang menarik, yakni tatatan baglog jamur yang siap panen. Siapa yang tangannya tak gatal melihan cendawan-cendawan montok siap petik ini. Maka tak usah petik, cukup pesan pada pelayan dan siap menjadi hidangan istimewa. Disinilah uniknya resto ini dan mungkin satu-satunya yang berani terjun dengan idealisme menu berbahan dasar jamur.

IMG_3035

Yang dulu dibenci kini dicari, jamur menjadi potensi sebagai bahan pangan yang menjajikan (dok.pri).

Jamur dimusim hujan berkembang begitu cepat. Tak ada salahnya jika sumber makakan dengan kandungan protein, karbohidrat dan zat-zat anti kangker ini diapresiasi. Dibalik jamur yang identik dengan tempat lembap, gatal-gatal, bau apek, tetapi memiliki pesona tersendiri saat mampu dibudidayakan dan disajikan dalam anekan makanan dan minuman. Memang jamur tak harus dihindari juga tak mudah untuk dicari, mumpung musim hujan.

 

4 thoughts on “Jamur yang Dibenci Namun Tetap Dicari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s