Gunung Andong Punya Keramahan, Tantangan dan Keindahan

1343615176672525033

Ngablak. walau mentari sudah terik, hawa dingin masih terasa (dok.pri)

Udara dingin, di ketinggian 1400mdpl tepatnya pagi itu saya ada di pasar Ngablak, Kabupaten Magelang. Sebuah kecamatan yang pagi itu suhu sekitar 19C, terasa dingin dan diiyakan oleh 3 gunung yang mengapit, yakni; Merbabu, Telomoyo dan Andong. Hawa dingin yang menusuk tulang, walau arloji menunjukan angka 07:30. Tak berlama-lama disana, langkah kaki ini segera berlari lewat jalan aspal untuk menuju Gunung Andong 1736mdpl.

13436152851062023661

Telomoyo, terlihat jelas dari lapangan sepak bola di Ngablak (dok.pri)

Gunung Andong, walaupun tidak terlalu tinggi dibandingkan gunung-gunung yang biasa dipanjat oleh pendaki gunung, namun memiliki pemandangan yang tak kalah indah. Sepanjang perjalanan udara sejuh menerobos baju dry fit yang tipis dan membuat suhu badan selalu sejuk. Gunung Telomoyo disisi kanan jalan membuat langkah kaki makin bersemangat. Memang aktifitas lari gunung masih sedikit peminatnya, karena medan yang berat dan tidak lazim untuk kegiatan ini. Lari yang mengandalkan kekuatan, daya tahan dan pemahaman aktifitas alam bebas ini sangat menyenangkan. Tubuh sehat, pemandangan indah, dan yang pasti hobi fotografi lansekap bisa tersalurkan.

13436153481436492880

Senyum ramah penduduk menyambut (dok.pri)

Senyum ramah penduduk selalu menyambut saat kali berpapasan. Seolah bukan orang asing lagi saat melintas disana dan ajakan mampir penduduk setempat menjadi karpet merah spesial. Disinilah keramahan penduduk begitu terasa saat tegur sapa dengan siapa saja yang ditemui dijalan. Akhirnya langkah kaki ini harus berhenti, karena pemandangan didepan mata sangat sayang untuk dilewatkan. Kamera yang sedari tadi menggantung silang dipundak sangat sayang untuk dianggurkan.

1343615421594782139

Sisi menarik dari manusia, ada disini (dok.pri)

Bagi mereka yang hobi genre human interest, banyak sekali obyek untuk diabadikan. Orang-orang di desa, bukanlah orang yang jaga jarak untuk diambil gambarnya. Mereka sangat senang saat kamera ini menggeserkan rana untuk menangkap raut-raut wajah mereka. Kadang malu-malu, setelah itu minta melulu, itu yang tertangkap saat melihat hasil jepretan lewat LCD kamera. Itulah apresiasi penduduk setempat yang kaget sekaligus kagum melihat wajahnya sendiri saat mengangkut kayu bakar.

13436154671599106807

Pesta panen kol (dok.pri)

Langkah kaki ini tak berhenti disitu saja, tetapi mencoba mencari sesuatu apa yang menarik. Di ujung desa, terlihat kerumunan penduduk yang sedang berpesta. Saat itu penduduk sedang bersukacita kerena sedang panen hasil ladang mereka. Berkarung-karung kol bulat tertata rapi dipinggir jalan, dan keranjang-keranjang kosong siap untuk diisi. Senyum ramah mereka menyambut saat saya menghampiri mereka untuk bercengkrama.

“sekilo 1200-1500 rupiah mas” jawab singkat meraka saat saya tanya harga kol per kilonya. Saya tak membayangkan berapa uang yang mereka terima dari hamparan kol yang ada dipinggir jalan. Kaum pria datang silih berganti untuk mengantarkan kol dengan cara menyunggi “membawa kol dalam keranjang diatas kepala”. 1 keranjang rerata beratnya 75kg, dibawa dengan cara di sunggi. Saya memandang saja miris, saat leher mereka dengan urat-urat yang terlihat menonjol saat dibebani tumpukan kol seberat 75kg.

134361551355335255

Merbabu dan Mera
pi berdampingan disisi selatan (dok.pri)

Puas berbicang-bincang dengan mereka, tak terasa gunung Andong sudah didepan mata. Tanjakan berat sudah menanti langkah kaki ini untuk menapak sela-sela jalur pendakian. Napas mulai terputus-putus, namun pemandangan seolah tabung oksigen yang terus menghembuskan udara segar. Disisi selata berdiri gagah gunung Merbabu 3142mdpl dan Merapi 2991mdpl. Dua gunung yang berdampingan terlihat begitu jelas dari ketinggian 1600-an mdpl. Langkah kaki yang makin gontai memaksa harus berhenti untuk benar-benar mengambil nafas, sambil memainkan kamera untuk melukis keindahan alam ini.

13436155691029802088

Dinding yang curam ada didepan mata (dok.pri)

Gunung ini, walau tak tinggi namun memiliki kemiringan yang luar biasa susah untu di lalui. Jalan setapak yang terjal, kadang sudah hilang karena tertutup rerumputan memaksa untuk meraba dengan naluri. matahri yang terik dan serasa membakar, namun suhu yang dingin seolah tak terasa sengatan mataharinya. Disinilah menariknya gunung ini, pendek namun jalur yang terjal adalah sebuah tantangan bagi mereka yang menyukai tantangan.

1343615610203675245

Seperti berjalan di leher sapi, hati-hati (dok.pri)

Akhirnya sampai juga di puncak pertama disisi selatan. kaki ini terasa lemas, saat melihat sebuah jalur selebar kaki mengangkang dan sisi terluarnya adalah lembah yang curam dan dalam. Inilah tantangan berikutnta untuk menyelesaikan punuk sapi atau leher sapi. Igir-igir yang sempit dengan sisi kanan kiri jurang adalah tantangannya. Konsentrasi penuh dan tetap berhati-hati adalah kuncinya. Angin kencang kadang menghempaskan tubuh ini, sehingga mutlak diperlukan kewaspadaan.

13436156581412927311

Menuju puncak (dok.pri)

Setelah hampir 2 jam berlari dari ngablak, akhirnya sampai juga di puncak. Data GPS merekam jarak tempuh 3,4mil atau sekitar 5km. Cukup melelahkan, namun terbayar puas lari-lari dipagi ini. Sambil melemaskan kaki, dari puncak bisa menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Disisi timur nan jauh disana, samar-sama Gunung Lawu 3265mdpl terlihat, dan sisi utara Gunung Ungaran 2050mdpl juga terlihat jelas. Sisi barat Sumbing 3371mdpl dan Sindoro 3150mdpl berdampingan dengan anggun. Tak salah jika arahkan tujuan anda kesini, dapatkan keramahan penduduk, tantangan dari bentang alam dan suguhan keindahannya. Selamat menikmati dan tetap santun dalam berjalan.


26 thoughts on “Gunung Andong Punya Keramahan, Tantangan dan Keindahan

  1. bandanaku said: wwiiihh….mantap tenan mas dhave, hr minggu kmrn kita ke telomoyo, sayang di puncak berkabut jadi ga dapat photo pemandangan bagus deh.

    wehehehe…. wah alam lagi gak berpihak mBa,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s