Rumput Laut, Harta Terendam Indonesia

13431374251118156289

Hamparan karang yang penuh dengan Alga saat laut surut di panta Indrayanti (dok.pri)

Panasnya mentari yang menerpa wajah ini, tak menghalangi langkah kaki untuk terus menyusuri pasir putih yang membentang dari sisi timur hingga barat. Siang ini, saya di pantai Sundak dan Indrayanti, pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai sudah menjadi tujuan wisata bagi Yogya sisi selatan memang tak akan habis memberikan pesonannya. Pantai yang persis terletak di sisi jalan adalah nlai lebih pantai disana, karena aksesnya mudah maka pengunjung seolah tak silih berganti.

Pasir putih, ombak besar, semilir angin yang sejuk sambil berteduh di bawah Waru Laut (Hibiscus tilaceus) yang sela-sela dipenuhi dengan Akasia (Acacia auriculiformis) memandangi lautan biru. Ombak Samudra Hindia seolah berkejaran untuk menghantam kokohnya karang yang terangkat dari dasar laut yang kini dipenuhi oleh Pandanus tectorius dengan duri-duri tajamnya. Tapak Kambing, yang nama ilmiahnya Ipomoea pescaprae menjulur kesana kemari memenuhi sela-sela pasir seolah kontras dengan gersangnya kawasan pantai.

1343137489818535919

Seorang penduduk sedang mencari Karangan di Pantai Sundak (dok.pri)

Di kejauhan sana, tak jauh kontras disaat para pengunjung asyik bermain pasir dan ombak, nampak beberapa orang melakukan sesuatu yang unik. Dengan membawa wadah, sambil membungkuk diperairan dangkal untuk mengambil sesuatu. Entah apa yang mereka ambil, yang pasti ada sesuatu yang bernilai dari perairan laut selatan ini. Sambil membelakangi ombak setinggi 2-3meter seolah bukan menjadi halangan mereka untuk beraktivitas.

1343137556890073834

Mengais rejeki dibalik ganasnya ombak laut selatan (dok.pri)

Menjelang sore, laut mulai surut dan air yang terjebak disela-sela karang tertarik kearah laut. Jiwa yang penuh rasa ingin tahu dan penasaran, ingin mencari tahu mereka sedang apa. Langkah kaki ini menginjak-injak karang mati untuk mendekati mereka. Benar saja, mereka adalah penduduk setempat yang sedang mengais rejeki di perairan dangkal yang sedang surut. Rumput laut adalah buruan mereka untuk menjadi salah satu sumber penghidupan.

1343137611642954749

Alga yang dijadikan sumber makanan (dok.pri)

Air yang dangkal, dan seluas pandangan terhampar luas beragam organisme laut. Rumput laut adalah salah satunya, dan menjadi buruan penduduk setempat. Tidak mudah membedakan, karena rumput laut mana yang mereka ambil. Informasi penting dari penduduk setempat, mereka hanya mengambil salah satu spesies yang mereka sebut Karangan. Rumput laut yang mereka ambil digunakan untuk konsumsi sendiri atau dijual. Saat ini mereka menggunakan hanya untuk bahan makanan dengan mengolahnya menjadi sayur atau sebatas lalapan saja. Sayuran ini ternyata melimpah disini, dan menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar. Namun dibalik itu semua, ternyata laut kita memiliki potensi yang besar terutama rumput lautnya.

Indonesia yang 2/3nya adalah perairan laut adalah potensi untuk rumput laut. Sebenarnya salah jika tumbuhan ini dikatakan rumput, karena tidak jelas perbedaan antara daun, batang dan akar. Mungkin lebih tepatnya tanaman ini kita sebut sebagai Alga atau ganggang. Rumput laut secara umum adalah alga berukuran besar (makro) yang dibedakan berdasarkan warnanya.

1343137932208565640

Potensi alga yang luar biasa (dok.pri)

Berdasarkan warnanya Alga dibedakan menjadi 4 divisi, yaitu; Alga Merah (Rhodophyta), Alga Hijau (Chlorophyta), Alga Coklat (Phaephyta) dan Alga Biru (Cyanophyta). Perbedaan warna ini berdasarkan materi warna yang paling dominan. Klorofil adalah yang membentuk warna hijau yang dominan pada Alga Hijau, sedang warna merah oleh fikoeritrin dan warna cokelat oleh xantofil. selain warna-warna tersebut, ada warna lagi yakni karotenoid.

Saat ini rumput laut banyak digunakan sebagai bahan bak
u pembuatan agar-agar (karagenan dan alginat), selain disayur tentunya. Selain itu, alga makro ini juga digunakan sebagai bahan baku untuk kosmetika hingga obat-obatan. Potensi yang luar biasa melimpah jika benar-benar digunakan berdasarkan fungsi yang optimal. Salah satu fungsi rumput laut yang kini sedang berkembang adalah, pemanfaatan pigmen sebagai anti oksidan.

13431381201828063641

Salah satu jenis alga yang dipanen dan keringkan untuk dijual (dok.pri)

Warna-warni alga makro ini bisa diekstrak sebagai pewarna alami, untuk menggantikan pewarna sintetik yang memiliki efek samping. Selain sebagai pewarna, pigmen ini memiliki potensi sebagai anti oksidan untuk menangkal radikal bebas yang memicu kanker. Karotenoid yang ada di rumput laut juga bisa dijadikan sebagai prekursor vitamin A, sehingga bisa digunakan untuk mencegah kerusakan mata seperti; katarak, xeroftalmia, rabun malam dana penurunan makula.

Entah mengapa, potensi yang ada itu hanya sebatas untuk sayuran yang nilai ekonominya lebih rendah dibanding manfaat dan potensi sebenarnya. Melihat cara penduduk panen rumput laut ini, miris sekali rasanya jika lebih dekat menelisik. Benda mirip cangkul kecil inilah yang digunakan untuk membabat alga makro yang menempel pada karang. Mungkin cara ini adalah yang paling praktis, namun ada sisi lain yang dikorbankan. Karang-karang yang menjadi media tumbuhnya hancur oleh hantaman benda tajam ini, alhasil organisme lain juga ikut kena efek sampingnya.

13431381991784701825

Salah satu cara panen organisme laut (dok.pri)

Cara-cara yang ramah, mungkin dengan sistem lokalisasi bisa mengurangi efek buruknya. Cara ini dengan mengambil secara berkala ditempat-tempat tertentu secara bergantian untuk memberikan kesempan yang lain tumbuh. Cara manual tanpa menggunkan tajam, mungkin jauh lebih baik tanpa merusak karang-karang sebagai inangnya.

Rasa penasaran di pantai tersebut ada apa saja, membuat tangan ini gatal untuk mengidentifikasi tiap-tiap spesies. Naluri laboratorium mengantarkan panca indera ini untuk mengumpulkan masing-masing jenis alga makro ini yang nantinya untuk diidentifikasi dilaboratorium. Botol-botol selai dengan pengawet menjadi pati mati untuk menghantar dalam ranah pengetahuan.

1343138260740215503

Sampel alga untuk dideterminasi (dok.pri)

Buku Botany Algae menjadi kitab suci untuk merunut rumput laut yang diambil. Langkah pertama adalah dengan memisahkan organisme tersebut berdasar warnanya, apakah hijau, cokelat atau merah. Jika sudah terpisahkan, maka tinggal dilihat morfologinya dengan merunut dengan buku kunci determinasi. Alhasil berhasil dipsahkan 12 spesies Alga, dan hanya 9 spesies yang berhasil diketahu genusnya.

13431383001762934222

Pelengkap untuk menu buka puasa, alga rebus yang kaya serat (dok.pri)

Akhirnya, tak lengkap jika tak mencicipi sumber makanan dari pantai selatan ini. Penasasaran dengan salah satu algae yang dipanen penduduk setempat, maka mencoba mengambil sedikit untuk mengobati rasa penasaran. Alga yang penduduk setempat memberi nama Karangan, dan setelah dideterminasi adalah Glacilaria yang termasuk Alga merah. Setelah dicuci bersih lalu di rendam dengan air tawar untuk mengurangi rasa asin, lalu di rebus. Benar saja, rasa yang tawar dan sensasi kriuk terasa dimulut. Karena tidak bisa mengolah, cukuplah jadi lalapan dan campuran es buah untuk santapan buka puasa. Nenek moyangku seorang pelaut, Jales veva jaya mahe.

Advertisements

18 thoughts on “Rumput Laut, Harta Terendam Indonesia

  1. smallnote said: Bisa dijadikan alternatif kedelai, Mas?

    Kalau d Timor dibikin seperti rujak, rumput direbus d air mendidih sebentar, trus irisan bawang merah, belimbing wuluh atau asam Jawa, garam ma terasi semua dicampur seperti urap, uenak dan segar dan sehat….menu cemilan makan siang.

  2. simplyasri said: Kalau d Timor dibikin seperti rujak, rumput direbus d air mendidih sebentar, trus irisan bawang merah, belimbing wuluh atau asam Jawa, garam ma terasi semua dicampur seperti urap, uenak dan segar dan sehat….menu cemilan makan siang.

    mak ces…..ngiler nie mBa….

  3. simplyasri said: Kalau d Timor dibikin seperti rujak, rumput direbus d air mendidih sebentar, trus irisan bawang merah, belimbing wuluh atau asam Jawa, garam ma terasi semua dicampur seperti urap, uenak dan segar dan sehat….menu cemilan makan siang.

    waahhh pengen motret ini deh… di jogja ya,nantilah kl ada kesempatan

  4. simplyasri said: Kalau d Timor dibikin seperti rujak, rumput direbus d air mendidih sebentar, trus irisan bawang merah, belimbing wuluh atau asam Jawa, garam ma terasi semua dicampur seperti urap, uenak dan segar dan sehat….menu cemilan makan siang.

    Baru tahu ternyata rumput laut itu mcama-macam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s