Bermimpi dan “Deal” dengan Tuhan untuk Capai Tujuan Hidup

Ada pepatah mengatakan “urip mung mampir ngombe”, artinya hidup hanya mampir minum saja. Secara harafiah mungkin singkat sekali hidup ini jika hanya bilang mampir minum. Dari awal manusia di ciptakan oleh Tuhan, pasti memiliki tujuan. Dalam Kitab Suci diperintahkan “beranak cuculah penuhilah dan kuasailah bumi ini”, inilah hakekat diciptakan manusia.
Manusia diciptakan saja memiliki tujuan, lantas bagaimana dengan tujuan hidup saya?. Susah jika harus seperti Tuhan, memenuhi dan menguasai bumi ini, harus nikah dengan barapa banyak perempuan untuk memenuhi dunia ini. Bahkan baru-baru ini akan ada fatwa haram “seorang cowok haram menikahi gadis satu kampung, desa, atau wilayah”. Jangankan menikahi gadis satu desa, cari pacar satu aja susahnya minta ampun, apalagi harus nikahi gadis satu desa, apa kata dunia?.
Nah berbicara tujuan hidup pasti ada target-terget yang berupa lingkaran-lingkaran sasaran. Target utama yang pasti di incar adalah titik tengah, yah kalau meleset ya kena sedikit diluarnya, dan kalau sedang apes bisa jauh melenceng atau tidak lagi membidik sasaran hidupnya.
Kata Suryo Mentaram, hidup itu mulur mungkret, artinya ada keinginan ibarat karet yang bisa kita regangkan, dan jika keinginan itu kandas maka menjadi mungkret alias mengkerut kembali. Hidup ini dinamis dan penuh misteri, sehingga benar kata orang “Indah pada waktuNya”. Siapa menyangka, seorang anak ingusan yang lahir di Desa Kemusuk, Bantul Yogyakarta menjadi penguasan bangsa ini selama 32 tahun. Apakah Soeharto kecil itu memikirikan kelak akan menjadi penguasa 3 dasarwarsa lebih dan anak turunnya akan terangkat drajatnya?. Itulah misteri Illahi, namun tanpa ada upaya tak berarti apa-apa.
Saya percaya, yang mengubah nasib seseorang yang manusia itu sendiri, Tuhan hanya meng acc jika sudah “deal sama deal-nya”. Kata Mario Teguh, Tuhan Maha Pemberi, Maha Pemurah, maka tak salah kita minta tidak tanggung-tanggung, yang banyak sekalian, tetapi tetap diiringi dengan doa dan usaha kerja keras. Tidak ada yang instan didunia ini, dan tidak ada keajaiban, sebab semua ada prosesnya. Katanya orag beruntung itu “untung atau bejo”, itu salah sebab mereka yang beruntung adalah yang memanfaatkan kesempatan emas sebaik mungkin. Ada benarnya juga kesempatan tidak datang 2 kali, tetapi kita bisa mendatangkan kesempatan berkali-kali, tinggal bagaimana mengharmonisasikan.
Hidup katanya harus mengalir, mengalir bukan berarti mengikuti arus hingga terbentur-bentur dinding batu dan masuk dalam jeram-jeram waktu. Mengendalikan aliran hidup itu yang terpenting dengan memajemen waktu, tenaga, pikiran guna mengolah kesempatan menjadi peluang emas dan jadilah gol.
Berhasrat menjadi peneliti, dengan kuliah 7 tahun, lalu 3 tahun kerja di laboratorium dan kuliah lagi 2 tahun, toh akhirnya sampai juga. 12 tahun Tuhan menempatkan diri menjadi peneliti yang saban hari berkutat di laboratorium, dalam hati kecil berkata “sialan bosan juga, tapi dulu saya kan minta ini dan Tuhan sudah kasih”. Disela-sela kesibukan berjas putih, curi-curi waktu untuk mengekpresikan diri melihat dunia luar, sebab bosan melihat dunia klenik mahluk kasat mata lewat mikroskop. Memainkan kamera, memotret pemandangan dan gadis-gadis cantik yang didirect sedemikian artistik untuk diabadikan. Berlar menyusuri hutan, mengarungi derasnya sungai, hingga menyelam disela-sela terumbu karang. Inilah pencapaian hidup yang ada hingga saat ini, sungguh indah Tuhan memberi hidup.
Didepan sana, masih panjang jalan berupa perbukitan yang harus diretas, dan dibuat jalan setapak bagaiamanapun terjalnya harus dijalani. Kapan berumah tangga, kapan punya anak, dan kapan membuat usaha sendiri, kapan berwisata keliling dunia, seolah mimpi saat ini. Enyahlah mereka yang tak punya mimpi, dan celakakah mereka yang tak bisa mewujdukan mimpi, dan betapa egoisnya yang tak bisa membagikan realita mimpi itu kepada sesama. Saat ini tujuan hidup saya, bangun dari mimpi, wujudkan proses mimpi tersebut jadi kenyataan dan bagikan kepada sesama dan teruslah bermimpi, ingat Tuhan maha pemberi dan pengasih, minta yang banyak dan pastikan “deal” lewat doa dan usaha.

12 thoughts on “Bermimpi dan “Deal” dengan Tuhan untuk Capai Tujuan Hidup

  1. alenia24cappuccino said: #eeeaaaa jlebb…nyesss…

    jurusan ke hatimu ae mas…dijamin lancar bebas hambatan kan #eaaa#KemudianDicekikPakeCarmantel#hahaha… :DMasih diusahain geografi.Mentok di biro akademik administrasi kemahasiswaannya. masih nunggu tgl 11 buat kepastian pdhl hrs gerak cepat.kalo gak bisa lepas dua2nya “berasa digantung -___-“..makan tak enak,tidur pun tak nyenyak..*mulai lebay*demikian curcol saya..sekian dan terimakasih.πŸ™‚

  2. alenia24cappuccino said: jurusan ke hatimu ae mas…dijamin lancar bebas hambatan kan #eaaa#KemudianDicekikPakeCarmantel#hahaha… :DMasih diusahain geografi.Mentok di biro akademik administrasi kemahasiswaannya. masih nunggu tgl 11 buat kepastian pdhl hrs gerak cepat.kalo gak bisa lepas dua2nya “berasa digantung -___-“..makan tak enak,tidur pun tak nyenyak..*mulai lebay*demikian curcol saya..sekian dan terimakasih.πŸ™‚

    wadoooh….menunggu adalah pekerjaan paling edan di dunia,,,,,dooh….dooh bikin meriang……….adminnya gantung aja kalo beneran nggantung hahahha

  3. alenia24cappuccino said: jurusan ke hatimu ae mas…dijamin lancar bebas hambatan kan #eaaa#KemudianDicekikPakeCarmantel#hahaha… :DMasih diusahain geografi.Mentok di biro akademik administrasi kemahasiswaannya. masih nunggu tgl 11 buat kepastian pdhl hrs gerak cepat.kalo gak bisa lepas dua2nya “berasa digantung -___-“..makan tak enak,tidur pun tak nyenyak..*mulai lebay*demikian curcol saya..sekian dan terimakasih.πŸ™‚

    Mantabh.. memberi semangat, inspiratif sekalii…Suwun, Sam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s