Ponsel Jadul yang Tersingkir

Buat kita yang mempunyai gadget tua, seperti ponsel saya nokia 9300 p bersiap-siaplah untuk mengucapkan selamat tinggal di daerah perkotaan. Ponsel yang dulu dengan banyak fitur, kini harus ditelan oleh perkembangan teknologi dan harus tersingkir seiring waktu. Ponsel pintar, karena sering saya pakai untuk mengetik artikel dan mengunggah di internet sekarang sekarat tak berdaya. 7 tahun sudah menemani jemari ini menari diatas papan tombolnya, sekarang harus tahu diri.

Ceritanya begini, sebulan terakhir ini sangat susah mengakses internet menggunakan ponsel tersebut. Berbagai cara dilakukan agar bisa terhubung, tetap saja tidak tersambung. Dari mulai cek pulsa, ganti sim card, hingga setting dipengaturan, tetap saja tak bergeming. Padahal dengan ponsel lain, akses internet lancar jaya. Jika terkoneksi biasanya untung-untungan, itupun tengah malam atau menjelang subuh. Akhirnya menyerah dan tanya di komunitas dunia maya dan berselancar di rumah mbah dukun google.

Akhirnya jawaban muncul juga, usut punya usut ternyata masalah sinyal saja. Ponsel jadul koneksi internet masih menggunakan GPRS, sedang di kota sebagian besar sudah 3G dan HSDPA. Sebuah saran dari seorang teman ”kalao mau ng-net menjauhlah dari kota”, saran yang bijak sepertinya. AKhirnya memutuskan mudik, pulang rumah di lereng gunung. Sinyal di rumah memang senin kamis, kalau skala lima paling hanya muncul 2-3 batang, kalau sedang 4 batang.

Sepanjang perjalanan dengan naik bus, tangan mencoba menulis apa yang terlintas dipikiran dan menuangkan dalam tulisan. Riuh ramai penumpang bus yang sebagian besar anak sekolah yang terheran-heran melihat HP lipat jadul saya. Akhirnya sampai juga di emperan rumah, dan duduk di teras halaman. Opera mini langsung di buka, menuju bookmarks dan masuk dalam laman yang dituju. Ajaib, hanya beberapa detik langsung tersambung bahkan lebih cepat atau berani di adu koneksinya dengan ponsel paling canggih saat ini.

Tanpa basa-basi, halaman di pengolah kata langsung ctrl A, lalu ctrl C pindah dilaman web yang mau di unggah dan ctlr V. Sunting sana-sini dan akhirnya enter [upload] dalam hitungan detik tulisan saya sudah di dunia maya. Ponsel jadulku kembali berjaya, walau harus tersingkir dari kota. Koneksi internet lancar jaya, bahkan ponsel 1nya yang fiturnya 3G, HSDPA mulai sesak napas, karena yang muncul hanya EDGE dan GPRS. Kembali nokia 9300 berjaya walau harus menyingkir ke pelosok-pelosok.

Ini hanyalah kesimpulan saya yang tak tahu menahu seputar teknologi informasi. Kesimpulan dari beragam opini teman-teman yang mendengar keluh kesah seputar ponsel jadul yang sekarat. Rangkuman dari informasi google yang mencoba tari menarik benang merahnya. Jika kesimpulan saya ini tak benar dan tak masuk akal, mohon pencerahan dari yang lebih paham dan tahu. Saya hanya ingin memanfaatkan sebuah teknologi semaksimal mungkin untuk bekerja dan berkarya.

Tanpa mengurangi rasa hormat, 80% tulisan saya di dunia maya berasal dari ponsel jadul ini. Setiap artikel tanpa gambar, dari sinilah berasal, karena ponsel ini selalu menemani dalam setaip perjalanan. Setiap saat ada ide, inspirasi, langsung ketik, sunting dan unggah ke dunia maya. Mungkin di kota dia hanya bisa menampung kegundahan hati saya, tetapi saat di desa dia bisa melayani saya menuju dunia maya. Andrea Hirata boleh membanggankan ayahnya sebagai juara nomer 1, tetapi saya akan berkata ini ponsel juara pertama. Semoga berkenan….

20 thoughts on “Ponsel Jadul yang Tersingkir

  1. Masih kok mas, walau tetap harus poligami dan kadang cr selingkuhan hehe., Iwak peyek sego berasJadi suami siagaSampe tuek sampe tewas Kudu tetep setiaHaha nduwene iku cak,

  2. dhave29 said: Masih kok mas, walau tetap harus poligami dan kadang cr selingkuhan hehe., Iwak peyek sego berasJadi suami siagaSampe tuek sampe tewas Kudu tetep setiaHaha nduwene iku cak,

    SIIPP.. pokok berkarya g harus dibatasin apapun. :)ttp smngat

  3. dhave29 said: Masih kok mas, walau tetap harus poligami dan kadang cr selingkuhan hehe., Iwak peyek sego berasJadi suami siagaSampe tuek sampe tewas Kudu tetep setiaHaha nduwene iku cak,

    Hajar saja cak sams…

  4. dhave29 said: Hajar saja cak sams…

    hehehe dhave….N9300 memang bandel banget…..punya om sampai saat ini masih berfungsi…. yang menyedihkan. nggak biso internetan dikota.. tergusur oleh trend tekonologi…:(

  5. 3ojo said: hehehe dhave….N9300 memang bandel banget…..punya om sampai saat ini masih berfungsi…. yang menyedihkan. nggak biso internetan dikota.. tergusur oleh trend tekonologi…:(

    iya Om… sangat menyedihkan… tak berdaya ditengah-tengah kota.

  6. 3ojo said: hehehe dhave….N9300 memang bandel banget…..punya om sampai saat ini masih berfungsi…. yang menyedihkan. nggak biso internetan dikota.. tergusur oleh trend tekonologi…:(

    ponsel jadul malah awet, rata2 bisa tahan 5 tahunbtw N 9300 ada wi fi nya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s