Siapa Bilang Orang Sipil Tidak Bisa Membentak dan Memerintah Polisi…?

Dulu sewaktu kerja diperusahaan jepang, dapat telpon tengah malem dari boss adalah hal yang biasa. Bayangkan jam1 sampai subuh dapat telpon dan saat itu harus ke pabrik untuk periksan berton-ton ikan yang datang. Ngantuk, lelah, bau amis dan dingin, karena diruangan -20C menjadi santapan atas nama profesionalisme. Setelah satu tahun lebih minggat dari pabrik ikan dan harus studi, dapat telpon tengah malam dari teman yang tanya tugas, thesis juga sudah biasa. Nah bagaimana jika tengah malam yang telpon seoarang atasan dari Kepolisian. Tanpa tau sebab musabab langsung dibentak, diperintah dan tidak mau tahu, biasa bahasa hirarki komandan.

Malam tertidur lelap, karena keseharian berkutat dengan laboratorium. Jam 2 pagi, ponsel berdering dengan nomer asing. Dalam hati hendak reject, tapi siapa tahu ini penting. Dengan suara serak, saya jawab selamat malam, ada apa ya…?. Suara besar dan galak menjawab ”bajingan kamu molor ya…. siapkan semuanya kita segera ke istana,,, RI1”. Busyet malam-malam gini ngajak ke istana RI1, istana kapuk kalee dalam hati berkata. Otak ini belum konek dan berpikir, bajigur siapa nie malam-malam kurang kerjaan ganggu orang merem. Lantas saya jawa ”siapa ya.. saya tidak paham…”, langsung di jawab ”goblok.. cepat…”, saya jawab lagi ”cepat apa tho…?”, eh dibalas lagi ”senjata, kendaraan, lengkap”, saya tanya lagi ”maaf ini siapa, salah sambung kali Pak…”, makin galak saja sepertinya ini orang ”saya AKP xxx, ini Nxxxx bagian perbekalan kan… ?”, langsung saya jawab ”maaf pak saya kakaknya”, kalimat penutupnya ”cepat sampaikan ke xxxx hubungi saya….” tut..tut…tuut…

Saat itu juga saya telpon adik saya, tengah-tengah malam di bentak-bentak dan digoblog-goblogin polisi sekarang saatnya balas dendam. Kata kapten Hadock dalam serial Tintin, sumpah seribu topan badai dan kali ini saya berhasil memaki-maki polisi tanpa dituntut. Usut punya usut ternyata ini hasil kekurang ajaran adik. Kebetulan Adik berdinas di Brimob Sat Pelopor di ibu kota sana, dan setiap saat harus stand by jika ada demo, pengawalan pejabat hingga duit negara. Nah apesnya lagi, dia dapat jatah dibagian perbekalan, ngurusi bedil hingga baracuda.

Berawal dari fitur ponsel ”pengalihan panggilan” itu yang jadi ujung salah telpon. Bukan sekali ini saja, banyak kali mungkin saya ditelpon atasan-atasannya yang galak dan kalo ngomong blas kaya rem blong. Alhasil saya sendiri yang kerepotan harus nelpon adik dengan nomor yang satunya lagi. Bayangkan jika ponsel adik mati atau gangguan sinyal, pasti banyak telpon bertubi-tubi masuk ke nomor saya. Dari siapin peluru, bedil, laporan amunisi dan macem-macem sampai ada yang minta tagihan galon aqua.

Parah lagi apabila teman-teman seangkatan waktu di pendidikan polisi watu kosek, nelpon, pasti jatuhnya ke ponsel saya. Kali ini bukan pengalihan panggilan, tetapi biodata dia memasukan nomer ponsel saya. Bayangkan teman satu kompi nelpon, lalu bilang salah sambung trus sms nomer adik ke dia. Baru 1 orang, padahal ratusan orang teman seangkatan dari penjuru tanah air. Dasar kurang ajar nie, kasih nomer sembarang.

Belajar dari pengalaman, saya juga bisa jadi polisi brimob gadungan. Tengan malam ada telpon dari komandannya, langsung saya jawab ”syaaap ndan, lapan anam…syaaap lapan satu tega”. Selesai itu baru dah, telpon bawahan saya ”kong (panggilan adik) xxxx xxxx xxxxx” maki-maki dulu, lalu dijawab ”ana apa mas…?”, ”kumendanmu telpun… sana balesi aku gak paham, cuma syap ndan, 86, 813”, lalu di tutup pembicaraan ”modyaaar”. Sapa bilang orang sipil tidak bisa bentak polisi bahkan merintah…. bisa kan… lapan anam

23 thoughts on “Siapa Bilang Orang Sipil Tidak Bisa Membentak dan Memerintah Polisi…?

  1. mmamir38 said: Yah, berani maki cuman sama polisi yang jadi adeknya.Maki balik dong bossnya.Kalo perlu datangin terus gamparin.Kalo menang, entar aku bantu!

    aku rung ngeh sing alenia terakhir hehehehe, suk maneh yen ana telp langsung galakyo digalaki genti tho😀

  2. mmamir38 said: Yah, berani maki cuman sama polisi yang jadi adeknya.Maki balik dong bossnya.Kalo perlu datangin terus gamparin.Kalo menang, entar aku bantu!

    bwahaha rojer rojerrr… merapat ke TKPjadi pengen dapet pengalihan panggilan dari adekmu dhave

  3. rirhikyu said: hahahahahahahahahahaha…. kacian banget siyyyyeh ganti nomer ajaaabiar tau rasa tuh adekato ga nomermu dikasih ke adekmu, trus ganti yg baru dehhhhh

    mau nyuri HPnya ganti pengalihan panggilan… tak kasih nomer kumendane wae,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s