Upacara Bendera Sambil Up Date Status

Nanti sore ada pertandingan Pra Piala Dunia antara Indonesia melawan Qatar di Gelora Bung Karno. Prediksi pertandingan memang sulit ditebak, tetapi saya yakin di saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan seluruh isi Stadion pasti bergelora. Semua yang ber-KTP Indonesia bangkit berdiri dan serentak menyanyikan lagu yang di ciptakan W R Supratman tersebut. Rasa haru, sekaligus bangga, bagaimana tidak semua yang hadir dengan lantang menyanyikan lagu sakral tersebut, tetapi ironis pagi ini di saat melihat upacara hari senin di Sekolahan.

Dahulu, waktu masih Sekolah Dasar, tentu saja jaman Orde Baru sebab masih ada pelajaran PSPB, Penataran P4 dan PMP, upacara ibarat tugas negara. Guru-guru jaman dulu yang galak luar biasa selalu tampil garang dengan baju Korpri bermotif beringin. Andai jaman sekarang masih seperti itu sudah pasti di seret di kantor Polisi karena penganiayaan ringan kepada anak didik. Andai baris berbanjar atau bersab saja tidak lurus, simetris dan presisi siap-siap menerima bogem mentah, tendangan atau sabetan dari bambu. Bardiri tegap dan tidak ada yang pletat-pletot, bahkan kalaupun harus pingsan harus mencium tanah dulu baru diangkat menuju UKS. Khidmat, tertib dan aura merah putih dan nasionalisme begitu terasa disaat pengibaran Sang Dwi Warna diiringi paduan suara murid-murid. Pembacaan Pancasila hingga UUD45 begitu terekam di telinga, seolah sebelum dibacakan sudah hafal duluan isinya.

Pagi ini, SD tempat saya dulu di hajar begitu terasa di manjakan dan sepertinya tiap hari upacarapun tidak ada masalah. Tidak ada guru yang galak dan seram, daripada ditegur Kak Seto, dan tak ada guru sadis dan berkumis tebal yang garang, yang ada hanyalah PNS atau mereka yang Wiyata Bhakti dengan penampilan kalem dan lembut, berharap banyak siswa yang simpati dan bisa promosi CPNS. Sebuah kerindungan mendengar paduan suara anak SD yang masih cempreng menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syukur dan lagu wajib nasional lainnya. Sekarang yang terdengar alunan musik orkestra yang bagus dari sebuah MP3 Player yang dipasang diruang operator sound system.

Barisan siswa yang dulunya seperti tatanan ubin layaknya lukisan kubistis kini seperti gambar-gambar abstrak berwarna merah putih. Dulu guru-guru yang matanya mengawasi seperti Elang yang mencari mangsa siapa yang tidak bernar berbaris, kini asyik dengan ponselnya sendiri-sendiri. Dahulu sinar matahari sebagai pemacu semangat untuk bertahan berjuang selama beberapa menit di lapangan, sekarang asyik berdiri dan berteduh dibawah pohon mangga dengan sikap tidak sempurna. Upacara bisa disambi ngobrol, up date status, atau mungkin ada juga yang memasang ear phone untuk mendengar lagu Ayu Ting-ting.

Memang jaman telah berubah dan semua sudah terlanjur berubah, tetapi apakah ”sense of belonging” akan merah putih harus ikut memudar. Upacara walaupun sebatas formalitas, tetapi sebagai wujud nasionalisme bahwa dulu ada perjuangan yang jauh lebih berat dari sekedar baris-berbaris, mengibarkan bendera dan mendengar amanat pembina upacara. Tidak bisa dipungkiri bahwa realita itu memang ada dan begitu nyata adanya, entah bagaimana menjadikan semua seperti cita-cita bangsa untuk mencerdaskan semua. Cerdas bukan hanya sebatas kemampuan otak, tetapi bagaimana menjiwai semangat nasionalisme dan patriotisme walau sesaat dilapangan upacara. Mungkin Indonesia Raya hanya bergema saja sebelum pertandingan dan yang berdiri tegap hanyalah patung-patung saja, namun setidaknya masih memiliki rasa dan jiwa inilah Indonesia-ku.

salam

DhaVe

6 thoughts on “Upacara Bendera Sambil Up Date Status

  1. rengganiez said: segala sesuatu yang rutin dilakukan biasanya akan kehilangan maknanya, karena orang melakukannya secara rutin sajah🙂

    makanya makin banyak org yg ga nyadar ttg 4 pilar bangsa inimakin banyak org keblinger en ga bener*miris

  2. rengganiez said: segala sesuatu yang rutin dilakukan biasanya akan kehilangan maknanya, karena orang melakukannya secara rutin sajah🙂

    Indonesia yang mulai kehilangan diri kecilnya. Mungkin ia memang sudah bertumbuh dewasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s