Surat Cintaku yang Tak Kunjung Datang

Ibarat menunggu surat cinta yang tak kunjung datang, padahal sudah dikirimkan adinda jauh hari sebelumnya. Keterlambatan surat cinta memang tidak menjadi masalah dan urgensi, bagaimana jika surat tersebut berisi sesuatu yang penting, seperti dokumen yang harus segera diterima. Muak, marah, dongkol dan jengkel itu yang terasa disaat harus menunggu sesuatu yang sudah pasti dan akhirnya penuh ketidak pastian. Semua agenda, acara yang jauh hari sudah direncanakan dan diprediksi sukses harus gagal karena surat cinta yang tak kunjung datang.

Di era modern seperti ini, belanja online seperti bukan sesuatu yang asing lagi. Berbagai kemudahan dalam mencari dan memilih barang dengan tidak usah datang di toko, tetapi cukup di depan internet. Cara pembayaran tidak usah susah-susah dengan uang tunai, tetapi cukup dengan transfer di ATM, sms banking atau langsung internet banking. Hanya butuh hitungan hari, barang sudah sampai di depan rumah, tanda tangan dan selamat menikmati hasil belanja on line.

Hari selasa dapat kabar ada yang minta di foto untuk acara keluarga pada hari Jumat dan Sabtu, kebetulan di dalam ruangan. Kebiasaan di Gunung dan kini harus di ruangan maka membutuhkan pencahayaan yang baik. Flash eksternal adalah pilihan wajib. Setelah itung-itung anggaran lalu mulai survey lewat dunia maya dan langsung menuju warung langganan saya. Akhirnya transaksi on line selesai dan saatnya menunggu barang datang. Barang dikirim rabu pagi dan sampai tujuan sekitar hari kamis atau jumat. Okelah tidak jadi masalah, sebab flash dipakai hari jumat malam dan sabtu.

Hari kamis berharap ada kurir mengangtar paket, namun 24 jam berlalu, akhirnya hari jumat seharian menunggu. Wajah pucat disaat detik-detik acara dimulai, namun tak kunjung juga datang barang pesanan. Wajah pucat dan perasaan dongkol, cemas, dan serba salah selalu menghantui. Akhirnya dengan hasil yang tidak maksimal berlalu juga. Sabtu puncak acara dan berharap barang sudah sampai harus pupus, sebab sabtu libur untuk para kurir. Harapan itu sirna sudah, kepastian itu hilang dan berlalu tanpa ada kejelasan. AKhirnya masa penantian itu berakhir dan hari selasa paket barang baru sampai.

Belum cukup sampai disana, sudah 3 kali dikerjain oleh biro jasa pengiriman barang. Entah titipan yang mengaku kilat, atau si jane selalu saja tidak pernah tepat waktu, bahkan molor sekian hari. Barang yang semestinya segera dipakai tetapi terlambat dan akhirnya sia-sia tidak terpakai karena acara telah usai. Rasa jengkel, muak, dongkol dan kecewa, disaat sesuatu yang indah itu tidak pada waktunya. Tidak mungkin menyalahkan penjual atau kurir yang mengantar, karena mereka sudah melakukan tugasnya.

Hari jumat mendapat kabar ada barang kiriman yang paling lambat hari selasa sudah sampai ditujuan, sebab memakai paket khusus dan mahal agar cepat sampai. Hari senin berharap barang sudah sampai lebih cepat, ternyata tidak terjadi. Hari H Selasa tak kunjung juga datang, dan rabu lalu kamis akhirnya berlalu. Hari ini jumat, kalau barang tidak sampai berarti harus menunggu hari senin sebab sabtu dan minggu libur. Disaat kaki hendak mampir disebuah gerai jasa penitipan barang yang 150m dari tempat tinggal, sebuah motor dengan tas besar datang. ”benar ini depan kantor pos”, ”benar pak, kalau didalam kantor pos isinya perangko” tanya kurir dan jawab saya. Tangda tangan dan serah terima barang selesai, ”eitsss jangan pergi dulu…”.

Lalu saya bertanya, mengapa ini kiriman yang semestinya hari selasa sudah ditangan saya tetapi hari jumat baru dikasih. Jawaban sederhana dan membuat darah ini mendidih ”barangnya hari senin sudah sampai di kantor, tapi tidak ada yang mengantarnya”. Apa yang terlintas diotak dengan jawaban dari kurir tersebut ”tidak ada yang mengantar”, sungguh membuat emosi ini meledak. Singkat kata, lalu saya bercerita 3 kejadian sebelumnya gara-gara keterlambatan mengirim barang, disaat barang sudah sampai tetapi tak kunjung dikirim ke penerimanya. Tidak mungkin saya bicara dengan kurir lalu mengungkit YLKI, sebab saya konsumen yang dirugikan. Begitu juga dengan komplain penjual kepada Jasa pengiriman barang yang juga di komplain konsumennya. Entah berapa banyak kerugian saya akibat keterlambatan barang, secara fisik tidak rugi toh saya tetap dapat barang, namun apa kata klien, dan mereka yang mempercayakan semuanya kepada saya. Sesuatu yang terlupa, walau lama tetapi tepat waktu, merpati oranye yang kian lama tergusur namun tetap konsisten dengan jangkauan superluas dan kurir yang handal. Salah saya juga kenapa beli disaat waktu sudah mepet, tetapi saya raja karena sudah bayar. Salam… ada yang bermasalah…? semoga tidak, karena sangat menyakitkan disaat menunggu surat cinta yang tak kunjung datang.

Salam

DhaVe
Ka,290711, 1430

18 thoughts on “Surat Cintaku yang Tak Kunjung Datang

  1. saya juga pernah mengalaminya, dan itu membuat jengkel dan rasa marah udah sampe di ubun2 ketika saya telpon ke biro jasanya, saya dipersilahkan mengambil sendiri karena tidak ada yang mengantar

  2. urusan titipan kilat atau jane, entah apa yg dibali pegawenya lbh baik atau gimana gak ngerti sih, cuman aku gak pernah ada masalah, kalopun sampe dia gak bisa ngantar, begitu barang datang biasanya ditelp (pernah kej 1x). Atau misal, kita kirim ke daerah yg susah dicapai, biasanya dia udah mengingatkan didepan, kalo2 bisa molor karena alamatnya ndak jelas, dan org2 cabang kantor titipan, didaerah yg dituju tidak tau.eh ini udah 2x di 2-3hr belakangan MPers komplen ttg titipan kilat dan jane, kalo gak salah yg satu tuj semarang.. sampe skrng barangnya juga ndak jelas sampe kemana…

  3. wprazh said: saya juga pernah mengalaminya, dan itu membuat jengkel dan rasa marah udah sampe di ubun2 ketika saya telpon ke biro jasanya, saya dipersilahkan mengambil sendiri karena tidak ada yang mengantar

    wah layak dapat bogem itu biro jasanya

  4. pennygata said: urusan titipan kilat atau jane, entah apa yg dibali pegawenya lbh baik atau gimana gak ngerti sih, cuman aku gak pernah ada masalah, kalopun sampe dia gak bisa ngantar, begitu barang datang biasanya ditelp (pernah kej 1x). Atau misal, kita kirim ke daerah yg susah dicapai, biasanya dia udah mengingatkan didepan, kalo2 bisa molor karena alamatnya ndak jelas, dan org2 cabang kantor titipan, didaerah yg dituju tidak tau.eh ini udah 2x di 2-3hr belakangan MPers komplen ttg titipan kilat dan jane, kalo gak salah yg satu tuj semarang.. sampe skrng barangnya juga ndak jelas sampe kemana…

    wah bali hebat euy….emang 2 jasa tersebut payah sekali…. kalo gak bisaanter minimal ada kontak getu.. jadi jelas barang kita ada dimanawah semoga tidak ada lagi komplain

  5. pennygata said: urusan titipan kilat atau jane, entah apa yg dibali pegawenya lbh baik atau gimana gak ngerti sih, cuman aku gak pernah ada masalah, kalopun sampe dia gak bisa ngantar, begitu barang datang biasanya ditelp (pernah kej 1x). Atau misal, kita kirim ke daerah yg susah dicapai, biasanya dia udah mengingatkan didepan, kalo2 bisa molor karena alamatnya ndak jelas, dan org2 cabang kantor titipan, didaerah yg dituju tidak tau.eh ini udah 2x di 2-3hr belakangan MPers komplen ttg titipan kilat dan jane, kalo gak salah yg satu tuj semarang.. sampe skrng barangnya juga ndak jelas sampe kemana…

    surat cintaku dari mbah DJ di berlin baruuu saja nyampe pagi tadi*setelah sekian hari harap2 cemas* wuikikiki

  6. dhave29 said: cihuy..lha yang dari juragan toko besi kapan dateng?

    Ha, ha, ha! Saya tertawa, karena memang untuk rurusan yang satu ini rupanya sudah biasa. Kalau kita tidak siap tertawa, bisa stress!

  7. hardi45 said: Ha, ha, ha! Saya tertawa, karena memang untuk rurusan yang satu ini rupanya sudah biasa. Kalau kita tidak siap tertawa, bisa stress!

    wah makasih Om Sudah bisa bikin ketawa…. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s