KFC Lesehan ala Semarangan



Kuliner yang satu ini memang unik dan menarik untuk dinikmati kala senggang dengan isi dompet pas-pasan. Mungkin hanya gengsi saja yang membatasi, namun jika perut sudah berontak apa boleh buat, ibaratnya singkong racun sikat juga. Di Surabaya, Malang mungkin dikenal dengan “cangkrukan pinggir embong”, di yogyakarta dan sekitarnya dikenal dengan angkringan dan kalau di Semarang Kucingan yang menjadi andalannya.

Menjelang malam tiba, sebuah meeting point telah ditentukan di sebuah rumah makan milik keluarga Gelael. jangan anda membayangkan makan ayam goreng ala amerika yang familiar dikenal dengan KFC, namun ini tetap KFC yang didepan KFC. KFC ala KFC, biasa dikenal dengan Kucingan Fried Chiken, sebuah warung tenda didepan kedai makan ayam goreng Amerika. Masalah rasa memang beda terlebih lagi harga, namun suasa dan servis yang membedakan.

Dijalan Pandanaran pertigaan Thamrin di Semarang, ada sebuah spot yang menjadi favorit bagi beberapa orang untuk tongkrongan sekaligus cari makan. Kucingan, dengan menu nasi kucing, aneka minuman dan bermacam gorengan tersedia. Nasi Kucing dikatakan demikian, karena porsi nasi yang sedikit dan lauk yang secuil tak jauh beda dengan menu makan untuk simanis pemburu tikus.

Kucingan Fried chiken memang memberikan sensasi dalam menikmati segumpal nasi. Bebas memilih menu layaknya warung prasmanan memberikan kebebasan dalam memilih selera. Urusan bayar urusan nanti saat perut sudah kenyang dan agenda nongkrong sudah kelar. Tak ada pajak ataupun tips untuk pelayannya, cukup kasih senyum saja sudah cukup. Makan dan minum dijalan utama Kota Semarang memang memberikan suasana lain, walaupun dampak kesehatan dan kebersihan dipertanyakan.

Obrolan sambil terus menikmati angkringan ala Semarangan sambil lesehan dengan aneka macam gorengan yang menggoda memang luar biasa. Seolah tak peduli dengan eksekutif muda yang bersanding dengan tukang becak atau cewek cantik berhadapan dengan pengamen jalanan. Semua begitu menikmati obrolan dan menu makan malam yang murah meriah. Jurang pemisah antar status sosial terjembatani dengan makanan sederhana ala semarangan. Suasana siang yang berganti malam kini sudah dihangatkan ala wedang susu jahe atau sebatas teh hangat manis. Rasa lapar setelah seharian bekerja pupus sudah dengan aneka gorengan dan lauk pauk yang digelar dimeja.

Bukan wisata kuliner yang direkomdasikan, minimal menjadi alternatif untuk mencari suasana lain yang berbeda. Harga yang tak sebanding dengan suasana seolah layak dibayar mahal untuk tongkrongan yang satu ini. Bolehlah adal cangkrukan dan angkringan, namun jangan lupakan kucingan ala semarangan. Mari kumpul di KFS, Kucingan Fried Chiken dan nikmati suasan Kota ATlas.

Salam

DhaVe

Advertisements

24 thoughts on “KFC Lesehan ala Semarangan

  1. asyiikkk tenan,Dhave… saya akan tagih janji… dua kali ke semarang nggak jadi kopdar….,Awal Juni nanti saya ada acara ke semarang… wis aku nagih janji ya…

  2. 3ojo said: asyiikkk tenan,Dhave… saya akan tagih janji… dua kali ke semarang nggak jadi kopdar….,Awal Juni nanti saya ada acara ke semarang… wis aku nagih janji ya…

    Syaaap Om..syap selalu dah…

  3. siasetia said: hheehe kaya nasi jamblang…semuanya unyil unyil

    Sepakat, bukan karena rasa saja tempat makan bisa jadi favorit, tapi jg suasana.. Kucingan memberikan suasana nyaman walau hanya untuk sekedar makan, ngobrol ngalor ngidul, sampe diskusi serius.. hehe

  4. ghalihalbantani said: Sepakat, bukan karena rasa saja tempat makan bisa jadi favorit, tapi jg suasana.. Kucingan memberikan suasana nyaman walau hanya untuk sekedar makan, ngobrol ngalor ngidul, sampe diskusi serius.. hehe

    ayo..tos dulu…”ploook”ntar malem kopdar di KFC hhehhehe

  5. ghalihalbantani said: Sepakat, bukan karena rasa saja tempat makan bisa jadi favorit, tapi jg suasana.. Kucingan memberikan suasana nyaman walau hanya untuk sekedar makan, ngobrol ngalor ngidul, sampe diskusi serius.. hehe

    belum pernah nyoba neh

  6. ghalihalbantani said: Sepakat, bukan karena rasa saja tempat makan bisa jadi favorit, tapi jg suasana.. Kucingan memberikan suasana nyaman walau hanya untuk sekedar makan, ngobrol ngalor ngidul, sampe diskusi serius.. hehe

    dhave marai ngiler, pie nek dadi ngidam ki….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s