Atasanku jadi Cleaning Service

Pagi itu saat jam masuk kantor, tidak tahu mengapa juragan besar ”boss” sudah datang pagi-pagi. Saat melintas didepan ruangannya yang kaya kandang ikan ”aquarium” sedikit curi pandang untuk melihat sedang apa didalam. Sambil lirak-lirik ternyata dia sibuk nyuci gelas untuk membuat kopi, setelah itu megang kemocheng untuk mengibas debu-debu dirak buku. Parah lagi saat dia ambil ember dan lap karet berpenyerap ”kanebo” lalu ngelap kaca. Beberapa karyawan yang kebetulan sudah mulai berdatangan nampak bengong dan tak berani berkata-kata ”ini kan tugas cleaning service atau OB”.

Cleaning service pung mikir sekian kali, karena saat itu tugasnya sudah digantikan majikannya dan biasanya orang akan bilang ”kebeneran nieh ada yang kerjain tugas saya” tapi ini malah ”cilaka dah”. Waktupun berlalu dan juraganpun masih tetap dengan kebiasaannya bersih-bersih ruangannya sendiri dan bahkan cleaning service dan OB adu cepat untuk menyikat pekerjaan wajibnya. Nah suatu saat, boss ini hendak membuang sampah dalam kantong kresek dan kebetulan OB sedang keluar, maka minta tolong salah satu staf kantor. Akhirnya serah terima sekresek sampahpun terjadi, namun yang terjadi diluar dugaaan. Sampah tersebut tidak lekas dibuang ke tong sampah diluar, namun ditaruh dipojok ruang. Saat OB datang barulah sampah dioper lagi sambil berkata ”ntuh sampah boss buang gieh ditempat sampah”.

Jedeeeeeeeerrr…… terdengar suara pintu kaca yang dibanting keras dari ruang juragan. Hanya dengan satu teriakan ”semua keruang meeting sekarang”, layaknya pemadam kebakaran semua bergegas menuju TKP diruang sebelah. Semua penuh tanda tanya ada apa ini tiba-tiba juraganku marah. Ruangan yang penuh ketegangan dan keringat dingin karyawan begitu terasa dan saat boss masuk sambil duduk dimejanya dengan raut muka marah.

Semua tertunduk tanda ketidak tahuan apa yang terjadi dan mulailah pidato dari empunya perusahaan. Sudah beberapa hari saya datang pagi-pagi dan kalian semua selalu melirik diruangan saya. Seharusnya kalian sudah tahu apa yang saya lakukan. Saya tidak nyolong kerjaan orang lain, tetapi saya kasih contoh meringankan pekerjaan orang lain. Tadi saya ngetes salah satu dari kalian dan sungguh mengecewakan. Mental kalian masih mental pesuruh, kuli, jongos dan pembantu. Kenapa hanya membuang sampah diluar harus menyuruh OB, padahal itu saya yang menugaskan.?. Saya melihat dan sering menyaksikan, bahwa kalian sering menyuruh OB kita untuk beli makanan diluar, utang rokok dikantin, hingga beli pulsa tadi saat saya hendak buang sampah. Apakah sisa-sisa penjajahan masih ada diotak kalian, bahwa perintah dari atasan lalu dialihkan kebawah lalu kebawahan lagi dan lagi sampai akhirnya kacung terendah yang melaksanakannya?. Hati dan pikiran kalian sudah lumpuh, dengan setiap kali main suruh dan suruh, sebab pekerjaan seharusnya bisa dilakukan sendiri.

Keringat dingin semakin menjadi sebab boss adalah orang Jepang dan memaki orang Indonesia dengan sebutan mental pesuruh. Saya jadi sadar dan membenarkan apa yang dia katakan. Iya kita memang sok jadi juragan dan selalu merintah apa yang ada dibawah kita, kalau perlu manfaatkan. Lha wong perut keroncongan kok suruh OB belikan nasi bungkus, kan seharusnya datang sendiri kewarung. Untung saat itu OB gak ngomong ”ntuh perut sapa yang lapar dan bukan urusan saya lha kan bukan tugas dan tanggung jawab saya membuat perut kenyang”. Bener juga ya kata boss, mental pesuruh hah pantesan ngga maju-maju sebab kerjaan sepele yang seharusnya bisa dilakukan sendiri malah nyuruh orang lain. Makasih juragan buat amarahnya…

Salam

DhaVe
KA, 210102011, 07:00

29 thoughts on “Atasanku jadi Cleaning Service

  1. hihihii….itu bukan bos tapi leader….seorang pimpinan yang memahami pekerjaannya dan karyawannya, dan selalu berada diantara mereka…..ayooo anjurannya memang baik, sehingga saling menghargai dan tidak merendahkan pekerjaan apapun….

  2. siasetia said: hihihii….itu bukan bos tapi leader….seorang pimpinan yang memahami pekerjaannya dan karyawannya, dan selalu berada diantara mereka…..ayooo anjurannya memang baik, sehingga saling menghargai dan tidak merendahkan pekerjaan apapun….

    Mantab ya mBa,,,,, semoga bisa menjadi pelajaaran buat semua

  3. giehart said: bahkan sering terjadi pesuruh kantor yang nota bene menyandang status PNS,….sering jadi suruhan istri bos yang gak pernah kasih bayaran apapun……

    habaha memang begitu kenyataanya… sungguh bikin sengsara yang lain,,,

  4. siasetia said: hehehe contoh sederhana aja…rapikah meja kerja klo sudah selesai, atau buang sampai pada tempatnya…akan membantu tugas OB kita

    jawabanku BELUM hehehe….. dan saya melarang OB untuk merapikan hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s