Berkampanye Dilokasi Bencana

Bencana alam seolah tiada habisnya dan tak kenal siapa jadi korbannya. Banyak pelajaran berharga dari setiap tragedi akibat polah alam yang tidak terduga. Hentakan bencana seolah menjadi pengetuk hati kemanusiaan untuk menolong mereka yang menjadi korban. Bala bantuan dikirimkan dalam wujud material maupun non material. Tenaga manusia juga tak kalah pentingnya dengan menjadi relawan dilokasi bencana. Disaat uluran tangan tak sampai, cukup sudah dengan doa-doa untuk dipanjatkan.

Dilokasi bencana yang carut marut dan tidak terkendali suasananya acapkali dimanfaatkan dengan motif lain. Mendongkrak popularitas, atau hanya sekedar menebengkan nama bisa menjadi salah satu tujuan. Tangan kanan memberi, tangan kiri jangan sampai tahu, tetapi saat ini tangan kanan memberi tangan kiri dadah dan melambai untuk mengabarkan kepada khalayak ramai. Sah dan wajib hukumnya jika, diketahui siapa dan darimana bantuan tersebut berasal, namun apakah semua perlu tahu itu semua?.

Suatu saat pergi kelokasi bencana dengan truk penuh sembako untuk didistribusikan. Sudah menjadi standar oprasionalnya untuk mendata agar semua terbagi rata dan efisien. Disaat masuk lokasi demi lokasi, bertebaran posko-posko kemanusiaan. Posko dengan atribut bendera anekamacam dan ragam partai politik berdiri megah. Tidak kalah lagi dengan BUMN dengan posko lengkap dengan spanduk bertulis dan temakan ”kemanusiaan dan kepedulian”. Sungguh mulia sekali mereka-mereka yang dengan iklas mendirikan gubug-gubug darurat atas nama kemanusiaan dan kepedulian.

Ironis sekali jika melongok kedalam posko-posko tersebut, ternyata kosong melompong, jangankan manusia, lalatpun tiada. Sungguh mengherankan, ada posko namun tak ada satupun yang berjaga diposko yang telah didirikan. Tidak tahu apa yang terjadi dengan para pendiri bangunan darurat dengan bendera berkibar atau spanduk membentang. Apakah hanya sekedar mendirikan posko saja lalu ditinggal begitu saja, atau memang tidak ada yang mengurusi gubugnya.

Wacana berlomba-lomba mendongkrak popularitas atau sekedan menaikan citran suatu kelompok atau instansi tertentu mungkin saja seperti itu. Mereka berlomba-lomba menancapkan bendera partai atau membentangkan tulisan bertemanakan kemanusiaan, tanpa disertai apa yang seharusnya ada diposko tersebut. Hampir disepanjang jalur evakuasi bertebaran posko-posko tak bertuan namun berlabelkan partai atau instansi tertentu.

Berandai-andai saja, jika mereka bersatu tanpa membawa kepentingan golongan, kelompok atau instansi dan cukup diserahkan kepada satu bendera mungkin akan lebih baik. Bantuan bercap dan berlogo foto calon pemimpin daerah dengan logo partai pengusungnya juga ditemukan. Berdus-dus bantuan dengan atas nama yang dicetak besar dan mencolok nyaris menjadi bagian utama dari kemasan. Parah lagi disaat penyerahan simbolis dengan media masa menyorot kamera lalu dipublikasikan.

Menjadi pertanyaan, apakah para korban memperhatikan siapa dan darimana bantuan tersebut..?. Mereka tidak peduli, yang mereka butuhkan saat ini adalah bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka entah dari siapa dan mana datangnya. Tak ada gunanya mungkin dengan penambahan label tertentu, mungkin akan lebih baik jika dana untuk pelabelan tersebut dialokasikan untuk bantuan sepenuhnya. Bendera partai dan aksesorisnya lalu spanduk MMT ukuran raksasa bisa ditukar dengan bahan yang jauh lebih berharga. Tak etis sepertinya berkampanye didaerah bencana, namun tetap rasa terima kasih kepada mereka yang telah membantu dengan aneka motif tujuan. Terimakasih juga kepada BUMN dengan segala nama besarnya dan dongkrakan citranya.

Salam

DhaVe
Emperan warung, 2 Nov 2010, 13:15

18 thoughts on “Berkampanye Dilokasi Bencana

  1. kalo diadakan peraturan, bila menyumbang, nama penyumbang tidak akan dipublish, dan hanya ada satu badan , satu nama yg mendistribusikan, yaitu atas #prayForIndonesia.. (misal), kira2 mereka nyumbang gak yah?

  2. >Cak No2; cerita lama Cak… kesih gundulnya ditarik buntutnya…>Sist Agatha; mereka tetep nyumbang, tapi yang namanya sumbangan kan beda ama penampilan sist… suskur-sukur bisa ONE MAN ”PARTY” SHOW….

  3. tuh lihat mas ada stasiun televisi ngirim bantuan disorot kameraman tv tersebut terus dijadiin berita terkini, saya yang kebetulan nonton berita tersebut malah risih sendiri…ngasih ya ngasih tapi apa harus segitunya

  4. >Bupeb; setuju… kasih daaaah…>Cak No2; kasarnya lempar bantuan sembunyi tangan getulooh….>mBa Mifta;yah sebuah realita mBa… ironis.. makasih..makasih…>Mas Sulis; gede2an tulisan.. nah kalo nutupin kaca mobil trus nubruk cilaka, setidaknya sampai pada sasaran.. beda nieh ama plat merah… boro-boro sampe, bocor sana-sini iyah hahahaha😀

  5. dhave29 said: >mBah Kung; mumpung ada kesempatan.. kapan lagi ada bencana mBah Kung…?>mBa Imel; mereka malah capek-capek bikin begituan sie hehehee😀

    Lha iyo tho *gak ada perasaan sama rakyat* malah promosi Parteinya…

  6. dhave29 said: >mBah Kung; mumpung ada kesempatan.. kapan lagi ada bencana mBah Kung…?>mBa Imel; mereka malah capek-capek bikin begituan sie hehehee😀

    >mBa Diend; semua mumpung ya mBa hehehe….>mBah Kung; start awal yang bagus… mungkin besok ada partai merapi atau tsunami hehehe

  7. dhave29 said: >mBah Kung; mumpung ada kesempatan.. kapan lagi ada bencana mBah Kung…?>mBa Imel; mereka malah capek-capek bikin begituan sie hehehee😀

    Di mBantul 2006, parah betul jor-joran lambang partainya.Kemarin kayaknya Sultan sudah suruh partai-partai buat nurunin bendera. Entah hasilnya bagaimana hari ini.

  8. hitungmundur said: Di mBantul 2006, parah betul jor-joran lambang partainya.Kemarin kayaknya Sultan sudah suruh partai-partai buat nurunin bendera. Entah hasilnya bagaimana hari ini.

    hahaha…. kena deh… kaya gak punya malu yah….turunkan apa turun hehe😀

  9. hitungmundur said: Di mBantul 2006, parah betul jor-joran lambang partainya.Kemarin kayaknya Sultan sudah suruh partai-partai buat nurunin bendera. Entah hasilnya bagaimana hari ini.

    Sebenarnya apa yang mereka tuju dari semua itu? Kebaikan atau popularitas?

  10. hitungmundur said: Di mBantul 2006, parah betul jor-joran lambang partainya.Kemarin kayaknya Sultan sudah suruh partai-partai buat nurunin bendera. Entah hasilnya bagaimana hari ini.

    >Sist Ave; popularitas untuk mendapatkan kebaikan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s