Bisikan Gaib dari Dalam Tubuh Saat Pegel Linu

Hari-hari ini rasanya seperti orang yang habis digebukin orang satu kecamatan. Badan serasa pegal linu, otot kaki nyeri semua, panggul serasa ngilu hingga kepala pusing. Wuaaah…. mau ngapa-ngapain serba salah dan serba susah. Mau berjalan saja kaya robot yang habis disunat, dimana kaki yang kaku dipaksa untuk berjalan. Sungguh rasa yang nikmat dan luar biasa, dan orang-orang menyarankan untuk dipijit atau diurut agar lekas sembuh. Dasar diri ini yang bandel, enggan untuk pergi ketukang pijit, namun biarkan sembuh dengan sendirinya, karena ini proses alami dan sangat nikmat jika kita memahami apa yang terjadi.

Hari sabtu awal dari semua musibah itu terjadi. Ajakan untuk lari lintas gunung, gak terbayangkan lari lintas gunung. Mungkin lari dihalaman rumah, jalan raya atau stadion adalah hal yang biasa. Mendaki gunung atau memanjat tebing mungkin bukan barang yang aneh bagi saya. Nah lari lintas gunung, waduh… seperti hal baru dan asing bagi saya. Ceritanya lari dari basecamp gunung satu menuju base camp gunung yang satunya lagi, tapi musti melewati puncak gunung.

Gunung Merbabu menjadi salah satu pilihannya, karena sudah cukup familiar. Berangkat dari sisi utara menuju puncak yang berjarak 6km dan puncak menuju sisi selatan yang berjarak 9km. jarak total sekitar 15km, cukup dekat bukan?. Bukan masalah 15km-nya, tetapi itu jalur terjal mendaki dengan hawa yang sangat dingin, angin dan kabut. Jalanan dari tanah, batu hingga berkubang dilumpur ari yang curam dan nanjak. Wah 1 jam pertama sangat berat dan ngos-ngosan, 1 jam kedua lebih parah hingga 6 jam. Paru-paru rasanya kebakar, jantung berdetak kencang, kaki bergetar menahan lelah dan mata sudah kabur tidak jelas. Tak terbayangkan gimana rasanya melintasi gunung naik hingga turun lagi, tanpa menyentuhkan pantat untuk duduk barang sebantar. Jangankan duduk, makan saja sudah tidak sempat, sehingga dapat di ambil kesimpulan istirahat dan makan dilakukan sambil berjalan.

Akhirnya masa-masa sulit sudah berakhir dan saatnya memanjakan diri merem dihotel kelas semboja. Luar biasa semua badan rasanya kaya ketarik semua, kaki bengkak dan lecet, dan serba salah semua. Kelelahan yang amat sangat itu yang terjadi dan tubuh sedang terjadi ketiknormalan. Sungguh siksa jasmani yang luar biasa rasanya, jangankan makan, mau tidur saja sangat sulit. Detik-detik yang sangat menyiksa tubuh, namun menarik untuk dipelajari apa yang terjadi dengan tubuh saya yang remuk redam ini.

Setelah masuk kuliah lagi, baru tahu ada apa dengan tubuh saya. coba saya jelaskan dari sisi ilmiah dulu, nanti baru sisi kleniknya. Saat bendera start lari dimulai, makan tubuh kasih kode saya “woi bro… kamu butuh tenaga banyak, cepat ambil nafas yang banyak agar aku bisa membakar kalorimu”. Maka nafas saya ngos-ngosan, karena tubuh perlu banyak oksigen untuk bernafas. Mesin dalam tubuh saya yang berupa sel-sel otot, membakar gula, lemak dan protein menjadi tenaga agar kerja otot saya bisa untuk berlari. Saat membakar tersebut butuh oksigen banyak, sehingga saya dibuatnya sesak nafas karena harus suplay udara dalam jumlah banyak.

Resiko dari sel-sel yang main api untuk membakar gula tadi adalah timbul panas, maka sensor tubuh saya kasih tau unit radiator untuk mendinginkan mesin agar tidak over heat “takut mbleduk”. Sensor tersebut terletak di dahi dan disebut hipotalamus yang berperan mengontrol suhu tubuh. Maka mengucurlah keringat untuk membuat mesin ini dingin, nah dalam keringat tersebut kan isinya macam-macam dan salah satunya adalah mineral tubuh. Saat asyik-asyiknya berlari tiba-tiba kaki saya “kram” alias tegang dan kaku mendadak. Sinyal tubuh kasih lampu merah “woi bro… otot tubuhmu kehilangan banyak ion tubuh, sehingga ototmu kejang, segera kasih infus tambahan”. Mendengar sinyal tersebut maka “hidro pack” kantung air segera saya sedot untuk mengembalikan ion tubuh dan menambah cairan. Karena ada sponsor, maka minuman isotonik yang saya minum, kalo tidak ada makan aja garam lalu gelontor pake air putih.

Mesin-mesin tubuh berjalan lancar, dan terus berlari sampai titik finis. Nah setelah sehari istirahat kok badan ini nyeri, njarem, sakit, linu nah ada apa kok bisa begini?. Iseng-iseng tanya dan belum sempat tanya sudah dijawab “gini bro..sudah saya jelaskan tadi, waktu tubuhmu bakar gula untuk bikin tenaga, ternyata napasmu pendek sehingga kurang oksigen”. Plingak-plinguk bingung sendiri sambil tarik nafas, lalu dapat bisikan gaib lagi “jadi saat tidak ada oksigen, tubuh tetap bikin tenaga, tapi ini rahasia lho… jadi tubuh mengubah beng-beng ama wafer yang kamu makan jadi asal laktat, terus asam laktat itu nantinya bisa diubah jadi tenaga, tapi musti sabar dulu”.

“Bro ototmu nyeri gak..? kalo nyeri itu wajar dan normal, eits jangan dikasih balsem ama dikerok apalagi pijit ya…? nanti aku kasih penjelasnnya..”. Ribet ya… bicara ama tubuh yang sangat rumit, namun baru sedikit ngeluh bisikan gaib itu datang lagi “gini bro.. emang sih asam laktat yang sel terbentuk akan menimbulkan rasa yang sangat nyeri, namun itu cuma beberapa hari, setelah itu normal lagi, sebab asam laktat akan dipindah ke hati oleh darah untuk jadi tenaga lagi”. Simpel dan sederhana bukan, “eits jangan salah, saat tubuh kamu kurang tenaga hati atau liver kamu ntuh kasih kredit lunak berupa tenaga cadangan, kalo ndak kamu balikin plus bunganya bisa kena denda berupa sakit liver, kamu mau tubuhnya jadi warna kuning”. Weits ngeri sekali, trus bagaimana dunk..? “tenang brow… lewat asam laktat itu semua bisa dibayar lunas, namun juga harus diimbangi makanan yang baik buat gantiin hutang-hutangmu…oke..?”.

Sik..sik…bentar…kenapa aku habis lari dan badan sakit semua gak boleh dipijit, kan itu kenikmatan dunia..?. “sabar brow… dasar anak muda..? gini saat tubuhmu nyeri ntuh kan banyak asam laktat yang numpuk, dengan dioijat atau dikerok makan akan mempercepat pembuangan asam laktat di hati, nah bagaimana perasaanmu jika hatimu banyak asam laktat..?”. lah terus bagaimana dunk enaknya..? “enaknya biarkan tubuh yang bekerja, kamu istirahat dan diam saja sambil nikmati rasa sakit, sebab tubuhmu normal coba kalo gak ada rasa nyeri pasti ada masalah dengan hati, saraf dan otak kamu..?”. Ya sudah saya berdamai saja sekarang, kasih solusi dunk biar sama-sama enak gitu, hati saya enak, badan dan pikiran saya enak juga. “Kalo mau enak gampang kok, bagian yang nyeri kompres aja pake es batu apa es balok, agar-agar syaraf yang kasih tau kalo itu nyeri bisa semaput eh pingsan dengan begitu bisa mengurangi rasa nyeri..?”. Wah mahal amat, yang enak-enak aja getu gimana..? “gampang kok cukup dengan makan wareg, turu anget KLPPPPPPP…..?”. Apaan ntuh KLPPPPPPP, “ow ntuh Kasih Lurus Pantat, Paha, Punggung, Panggul, pinggang, pinggul, pe kepala, pe leher, pe perut da pe semunya pe pulas, alias istirahat yang banyak…solusi cerdas bukan…?”

akhirnya bisikan gaib hilang seiiring tubuh ini sembuh dari rasa pegal dan nyeri. Sungguh luar biasa Tuhan menciptakan mesin yang canggih dan semuanya nyambung dan sangat ajaib. Kenali tubuhmu, ketahui mesin hidupnya, turuti segala bisikannya niscaya semua akan berjalan baik dan normal. Jaga kondisi mesin tubuhmu, sebab tidak ada yang jual suku cadang dan biaya bengkel sangat mahal, gaya hidup sehat menjadi salah satu cara untuk menjaga mesin tetap awet. Mensana in corpore sano, jales veva jaya mahe dan tut wuri handayani….

salam

DhaVe

Kamare Andi, 29 September 2010, 09:30

20 thoughts on “Bisikan Gaib dari Dalam Tubuh Saat Pegel Linu

  1. lalarosa said: tarik nafas panjang, slonjorkan kaki hembuskanlet’s relax zzz….. yen sing ning ati asam laknat piye mas?:)))

    KLP6WP..gak minum banteng nubruk sih.. jadinya ngos2an dah.. *kata mbak silvi*Merapi menanti lhoo.. Rosa! Rosa!!

  2. lalarosa said: tarik nafas panjang, slonjorkan kaki hembuskanlet’s relax zzz….. yen sing ning ati asam laknat piye mas?:)))

    Daku dari abis lebaran badan gak enak banget ngejarem, kaku leher, berasa ada yang gak beres. Di kantor bawaannya ngantuk parah binti gila. Kerjaan gak beres2. Di lulur malah gak enak semua.Menurutku aku sangat kurang tidur. Gimana dong??Sabtu-minggu gak bisa tidur juga. Kalo tidur2an aja bisa sih. Tapi ngantuknya ini lho.Gimana dong mas?

  3. ndahneech said: KLP6WP..gak minum banteng nubruk sih.. jadinya ngos2an dah.. *kata mbak silvi*Merapi menanti lhoo.. Rosa! Rosa!!

    ahaya,,,,,hayayyyy….. kalo mbak Silvi beda mah obatnya….. senam malem melulu sih..yen mbah Marijan memang ntop markontop

  4. lugusekali said: Daku dari abis lebaran badan gak enak banget ngejarem, kaku leher, berasa ada yang gak beres. Di kantor bawaannya ngantuk parah binti gila. Kerjaan gak beres2. Di lulur malah gak enak semua.Menurutku aku sangat kurang tidur. Gimana dong??Sabtu-minggu gak bisa tidur juga. Kalo tidur2an aja bisa sih. Tapi ngantuknya ini lho.Gimana dong mas?

    Kasih asupan yang bernutrisi tinggi dan mudah dicerna buat ganti regenarasi sel, istirahat yang cukup dan tenangkan pikiran…Beberapa therapi byasanya cukup membantu untuk mengurangi rasa kurang nyaman. Pijit okelah, namun jangan sering-sering…..obat ngantuk ya tiduuur hahaha KLPPPPPPPPPPW..wuenakkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s