Selamat Bertugas mBa Silvi

Sudah hampir 2 minggu ini membantu Tante untuk menjadi penjaga warung. Usaha warung kelontong kecil-kecilan, dengan menyediankan beberapa kebutuhan pokok rumah tangga. Awalnya kikuk juga melayani pembeli, sebab tidak tahu berapa harga per item dan musti lihat jiplakan didinding warung. Cuma membayangkan andai ada alat pemindai bar code kaya di warung-warung berlabel ”maret apa mart” ya…?.

Saban hari berkutat dengan warung, ternyata hafal dan dihafal oleh para pelanggan. Salah satu pelanggan adalah sesosok mBa..mBa… dengan dandanan seksi. Kebetulan warung tepat dipinggir jalan utama yang menghubungkan 2 kota dan dekat tempat wisata. Peluang bisnis besar jika bisa buka hingga malam, maka jam 10 malam biasa baru tutup. Menjelang tutup masih ada juga pembeli yang datang, maka ibarat raja atau ratu musti tetap dilayani.

Saya hampir hafal dengan salah satu pembeli, ya.. mBa..mBaa tadi. Namun aneh, setiap belanja bukan bahan sembilan bahan pokok yang dibeli, namun makanan yang tidak lazimnya dimakan pada kondisinya. Desa saya yang diketinggian 1100mdpl dengan hawa super dinginnya, dengan sajian teh hangat walaupun siang hari menjadi menu wajibnya. Namun aneh dengan mBa..mba yang belanja di warung saya.

Jam 9 malam kok beli minuman suplemen kadang gambar ”banteng liar tubrukan, satu limapuluh atau jreeng jreng” beserta camilan ”kacang atau biskuit” beserta rokok halus. Masak malam-malam yang dingin begini belanja kaya gituan, buat apa ya… dan pasti kalo belanja pasti modelnya seperti itu. Tak lirik dari luar, kadang mBa ini naik mobil kadang diboncengin sepeda motor, namun pengendara masih dengan helm tertutup dan tetap nangkring dimotornya.

Tiap hari ganti motor dan mobil, wah pasti anak juragan atau atlit olahraga nie dengan konsumsi makanan seperti itu. Entah setan apa yang menggelitik untuk mencari siapa dia. Biasa candid dengan DSLR, maka sekarang pake kamera hengpong. Sekitar jam 9 lewat dikit datanglah ia dengan pasangan naik motor harimau hitam dan sepertibiasa sang ”rider” nangkring. Pura-pura SMS padahal capture wajah Dia tanpa seijin dalam modus hening. Gambar sudah diamankan dan segera investigasi.

Investigasi langsung ke seorang kawan yang jadi calo segala calo ditempat wisata dekat rumah. Dengan menyodorkan gambar dari hengpong langsung dapat jawaban tegas, tepat, namun sulit dipercaya. Masak dia seorang ”PSK”. Berlanjut pencarian ke salah satu Bar paling laris, dan ada kenalan orang dalam. Gambar resolusi VGA langsung disimpulkan, ”itu Silvi andalan Rumah seberang dan pelanggannya antree berkilo-kilo meter.

Silvi..yah silvi sesosok nama yang bikin penasaran karena tiap malam beli minuman suplemen. Yah seoarang atlit dikalam malam tiba, namun tak layak saya menghakimi diluar kontek ”sekedar tahu”. Sekarang disaat tahu statusnya dan setiap kali belanja langsung tertebak, 1 botol, rokok ama kacang kulit rasa, total 22500 perak , ”makasih ya” jawabnya singkat dan nanar mata ini menatap kepergiannya ”selamat menunaikan tugas mBa…”.

Salam

DhaVe
Kamar Ademku, 21 Agustus 2010, 12:00

34 thoughts on “Selamat Bertugas mBa Silvi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s