IPK Mentok 4 yang Bikin Frustasi


Frustasi dan otak ini buntu, entah ada apa ini dimana menjelang akhir jabatan ditempat saya mengais rejeki, bukan masa yang indah yang didapat. Hampir 2 bulan saya mencoba menyaring para pelamar yang nantinya bisa menggantikan posisi saya, namun disaat ditengah jalan di stop bagian personalia dan langsung di ambil alih. Mungkin bukan orang harus istimewa yang bisa menggantikan saya, tetapi minimal mau disiksa, sedikit tabah, sedikit mau dimaki-maki atau sedikit kreatifitas dengan tipu muslihat untuk cari selamat.

Singkat kata singkat cerita, akhirnya dapat pengganti 2 orang cewek yang fresh keluar dari kerjaan lama. saya yakin itu pilhan HRD pasti tepat dan bisa menggantikan saya dan saya percaya akan pengalaman pekerjaannya. 2 karyawan baru lulusan dari Biologi dan Teknik Kimia, sungguh kolaborasi yang tepat dan mantab. Iseng saya bertanya, “dulu kerja dimana mBak”, “saya kerja di katering”, “saya kerja di mebel”. Jegler kaya disetrum aki volt, tapi dilidah nyetrumnya. Saya kemudian konfirm ke HRD “mba nggak salah nie cari karyawan”, “wah itu bagus, IPKnya tinggi, nilainya bagus dan wawancara juga meyakinkan”. Busyet dah “saya gak butuh orang IPK mentok 4 nilai yang bagus-bagus amat, tau yang bisa berkata-kata manis meyakinkan”, tapi okelah saya ajari ntar.

Hari pertama, saya perkenalkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang harus mereka lakukan nantinya. Anggukan kepala dari mereka meyakinkan saya bahwa pilihan HRD tepat. Sesi selanjutnya adalah melihat setiap pekerjaan demi pekerjaan dan hanya melihat, jika tidak tahu silahkan bertanya. Sepertinya sesi-sesi sudah dijalani dan lancar jaya untuk semuanya. Lega rasanya bisa dapat patner baru yang bisa diajak kerja sama tanpa harus mengajari banyak hal dan menuntun terlalu lama.

Hari kedua, saya sudah menyerahkan beberapa bagian pekerjaan kepada mereka dan terlihat kompak sekali mereka berdua mengerjakan. Begitu lembut, tenang, diam dan tidak seperti saya yang grusak-grusuk asal tabrak. Seharian terlihat mereka berkutat dilaboratorium dan jarang sekali keluar, sedangkan saya asyik dengan komputer potoshop, MP, karena kerjaan sudah kelar. Menjelang jam kerja, mereka pamitan pulang dan saya masih asyik dengan internet gratis sak jebole. Iseng masuk kelaboratorium “wadaaaah…. cilaka…. apa yang mereka lakukan”, semua berantakan dan hancur nie pekerjaan.

Pagi hari saya sengaja datang lebih awal dan disaat mereka datang, saya bertanya “sebenarnya kalian bisa ndak sih dengan pekerjaan kalian, kok jadinya kaya gini..?, “maaf kami bingung dan sudah lupa…?”. Byuh keringat dingin mengucur disaat mengingat kemarin begitu meyakinkan dan optimis bisa, namun sekarang beda kenyataannya. “Baiklah kalau kalian masih bingung, ini ada buku manual, SOP, GMP kalian pelajari 3 hari kalau gak paham tanya kesaya” sambil menyerahkan bergepok-gepok buku.

3 hari berlalu, dan sepertinya IPK mentok 4 mereka meyakinkan saya kalau mereka sudah menguasai materi dari primbon-primbon yang saya berikan, karena belum ada pertanyaan yang mampir di otak sata. Tiba saatnya kalian kembali ke Laboratorium dan kalian kerjakan sesuai apa yang ada di buku dan kasih saya laporan. 2 Hari liburan bagi saya sepertinya cukup untuk sesaat melupakan 2 karyawan baru yang sedang bingung. Masuk kerja di awal minggu dengan harapan mendapatkan laporan, namun awan mendung menggumpal diwajah saya disaat menagih laporan. “maaf, kami tidak tahu, karena dulu tidak dapat pelajaran ini dan tidak ada prakteknya”. Ya… ya… “oke daripada kalian bingung dan pusing, ayo kita ke kafe aja nanti saya traktir”.

Singkat cerita sudah di kafe, gayane…padahal warung makan. Ceritakan masa kuliah kalian dan kerja kalian, nanti sapa tau ada solusi tepatnya. “saya kuliah ya kuliah, abis kuliah, pulang yang penting lulus cepat dan dapat kerjaan apapun kerjaannya”. “saya juga begitu”. Anggukan kepala saya menandakan paham dan setuju, padahal saya malu, karena 7 tahun baru kelar kuliah hehe. Biar otak kalian fresh tak kasih tebakan aja ya, karena otak saya susah diajak mikir, kalian musti pikir yang cepet dan langsung jawab, setuju…setujuuuuuuuuu….

Kamu…
“andai kamu seorang pelari, lalu kamu menyalip orang kedua kamu di posisi mana sekarang..?”
“nomer satu mas…..” jawabnya tegas, menunjukan IQ tinggi.
“lah bukane mustinya masih di nomer 2..?”
“iya dink…”

Oke sekarang kamu
“jika kamu pelari dan menyalib orang terakhir, posisi kamu dimana sekarang..?”
“ya di depan pelari terakhir” jawab mantab tanda anak pinter.
“kalau sudah terakhir ya gak ada orang, kecuali petugas patroli yang ngawal”
“iya..ya…..”

Buat kalian berdua deh…
“Bapake Paijo, punya lima anak; kiki, keke, kuku, kaka dan siapa nama anak 1nya lagi”
“KOKO…KOKO…” jawab penuh tanda kemenangan.
“Byuh…. SALAH…”
“kok bisa…?, trus sapa..?”
“ya PAIJO namanya…”

Oke mari balik ke kantor, bolosnya udah lama banget nie. Dalam perjalanan pulang kantor terus mikir, nie orang mau tak apakan ya…?. Ya semoga lekas bisa adaptasi, biar orang pinter-pinter ini bisa kerja sesuai latar belakang pendidikannya, walau tidak PAKAR.

Salam frustasi

Laborat ku, 28 juni 2010, 09:00

64 thoughts on “IPK Mentok 4 yang Bikin Frustasi

  1. agnes2008 said: Ha ha ha… Masih ada waktu ngajari gak?Kalau ada dasar otak cepat tanggap…mestine bisa cepat belajar..Tapi,… nilai tinggal nilai,… # IP ku piro yo? emmmmh oh ada 3. (IP = ipar kalo bahasa Jawa).

    otak e pinter..nog tangan gak bisa kerja….byuuh… susah…”pinter ngeyel thook”

  2. siasetia said: IPK itu modal awallllll sekali belum diolah apapun mas…tapi harus ditambah kemauan untuk belajar dan bertanya…pasti bisa menyamai mas dhave…heheheh kadang susah juga nyari regenerasi….kudu dipaksa! salam semangat!

    Hahaha..iya…. modal awal…”kalo belum di olah” dipertnyakan juga, di kampus ngapain hehehehe….yowaaaaaaaa semangat,,,

  3. siasetia said: IPK itu modal awallllll sekali belum diolah apapun mas…tapi harus ditambah kemauan untuk belajar dan bertanya…pasti bisa menyamai mas dhave…heheheh kadang susah juga nyari regenerasi….kudu dipaksa! salam semangat!

    sempurnaaaaaaa………..

  4. dhave29 said: Amin Om… bejo temenan akuh….

    dhave…. om lihat dari sisi lain, disyukuri ini merupakan tantangan, sampeyan diharapkan dapat menduplikasi “dhave”2 yang baru. semoga berhasil

  5. 3ojo said: dhave…. om lihat dari sisi lain, disyukuri ini merupakan tantangan, sampeyan diharapkan dapat menduplikasi “dhave”2 yang baru. semoga berhasil

    Terimkasih Om….Semangat dah…

  6. 3ojo said: dhave…. om lihat dari sisi lain, disyukuri ini merupakan tantangan, sampeyan diharapkan dapat menduplikasi “dhave”2 yang baru. semoga berhasil

    Sekali waktu kalau pas bisa kopdar…. om mau sharing dhave… ok tetap semangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s