Memotong Anggaran Makan untuk Jalan-jalan

Setiap orang pastilah mempunyai mimpi yang dinyatakan dalam wujud sebuah karya. Boleh lah SBY kecil bermimpi menjadi Presiden dan sekarang mimpi tersebut nyata. Sebuah impian berwujud cita-cita, menjadi daya dorong tersendiri dan acapkali mampu menyisihkan beberapa keinginan yang lain. Orang yang bercita-cita membeli mobil, akan sedikit menyisihkan keinginan membeli motor atau barang lain. Semua ada skala target dan prioritas, dan pemenuhan kebutuhannya tergantung masing-masing individu.

Sewaktu pulang dari lereng merapi, seorang kawan sempat berceloteh dan ucapannya seolah duplikasi apa yang telah terjadi sekian tahun yang lalu sampai saat ini.
“duit buat dolan ke gunung ada, tapi buat beli pakaian gak ada”.
Sebuah tamparan hebat bagi pecinta fashion, karena tersisihkan dengan rasa senang terhadap gunung. Ada juga yang menyatakan
“anggaran traveling ada, tapi tidak buat makan-makan”.
Byuh… sebuah ego yang menyisihkan makan demi bisa traveling.

Demi sebuah DSLR saya juga rela memotong anggaran buat makan sesehari menjadi separo (menu lebih sederhana tapi cukup nutrisi), tidak beli pakaian, kurangi jajan (masak sendiri) dan memangkas beberapa pos pengeluaran yang lain. Lebih ekstrem lagi “demi DSLR nabung sampe mampus”. Tidak jauh berbeda dengan kawan-kawan backpakers dari eropa yang lebih nekat dengan menggadaikan propertinya demi bisa jalan-jalan keliling dunia.

Saya kira, hanya sebagian kecil orang yang melakukan tindakan diluar kebiasaan tersebut. Hanya orang yang mempunyai niat dan kesungguhan yang mampu berfikir jernih dalam mengambil keputusan dengan mempertimbangkan segala konsekwensi dan resikonya. Risk Taking bukanlah sebuah perjudian, tetapi telah melewati perhitungan yang matang dengan segala pertimbangannya.

“nabung sampai mampus buat beli motor”
“rela gak valentinan demi naik gunung”
“terpaksa puasa 1/2 hari demi nyicil laptop”
Semua tindakan tersebut pasti ada resiko, salah satunya mendapat cibiran, cercaan dari orang. Telinga kadang panas mendengar ocehan orang-orang yang tidak mengerti dan mengalami apa yang sebenarnya terjadi.
“enakan bobo dirumah daripada hujan-hujanan digunung”
“mendingan buat makan bisa kenyang daripada buat jalan-jalan”
“gendong laptop kok celana bolong”.

Orang boleh mencerca, tapi sebuah pilihan sudah dibuat dan resiko siap ditanggung. Jangan pernah menyesal terhadap sebuah keputusan yang telah dibuat dengan permenungan dan perhitungan yang matang. Jalani, jangan disesali, dan selesaikan.
Mari berpetualang dan bersiap dompet ludes dan mbongkat celengan.

Salam

DhaVe
Bis AC Ijo smg-solo, 6 Februari 2010, 16:00

41 thoughts on “Memotong Anggaran Makan untuk Jalan-jalan

  1. kepuasan batin adalah yang utamaketika batin terpuaskan makan rasa nyaman yang terasabuat apa pakaian mahal dan tetek bengek lainnya jika batin meranasimpel seh tapi itulah pilihannya

  2. kepuasan batin adalah yang utamaketika batin terpuaskan makan rasa nyaman yang terasabuat apa pakaian mahal dan tetek bengek lainnya jika batin meranasimpel seh tapi itulah pilihannya

  3. Aku pikir berpetualang itu seru, ada kenikmatan sendiri, yang ga semua orang lain rasakan. Dan mungkin dengan cara begitu kita mendapatkan kebahagian untuk diri kita…Selamat berpetualang, tapi jangan lupa ati2🙂

  4. @sulis; hehehe.. akhirnya ketaun ni Om Sulis.. hayooo ngendoon dimana hayoo?@elok;bener mBak… batin terpuaskan dan sehat semuanya… hehehe pokoknya dinikmati dan dijalani… joossss polll pokoe..@Amarily; mencoba memanjakan diri sendiri xixixixi… enjoy ajah hehe@Nurul; hahaaha.. demi rinjani rela mandeklibur semester hehehehe… semangat nDuk.. hajar terus deh…@Rir; hayooo bagaimana hehe :D@nuri:yaps… dijalani sajah dan dinikmati… syukur selalu… oke terimakasih dan mari berpetualang…salam

  5. @sulis; hehehe.. akhirnya ketaun ni Om Sulis.. hayooo ngendoon dimana hayoo?@elok;bener mBak… batin terpuaskan dan sehat semuanya… hehehe pokoknya dinikmati dan dijalani… joossss polll pokoe..@Amarily; mencoba memanjakan diri sendiri xixixixi… enjoy ajah hehe@Nurul; hahaaha.. demi rinjani rela mandeklibur semester hehehehe… semangat nDuk.. hajar terus deh…@Rir; hayooo bagaimana hehe :D@nuri:yaps… dijalani sajah dan dinikmati… syukur selalu… oke terimakasih dan mari berpetualang…salam

  6. @Tjah; wehehe wis ayo Mas Cahyo… hajar buat pendakian selanjutnya..@’agnes; waduh matur suwun Bu….. tak hunting dulu deh hehehe :D@Smallnote; yah ada yang senasib… saluud dah saluuud… semangat yah

  7. @Agnes; hihi… tau aja Bu.. tunggu sajah hasil buruanku deh…@yogahart; weduh..weduh nylentik alus huhuhu… tapi tetep semangat kan Om hehehe….@Ariesca; yups mBak.. mau ke aer terjun lereng utara Merbabu yang susah dijamah…@@tjah; ke Muria Om… Argowiloso pokoke syahduu… 26-28 besok aku ke merbabu euy… ikot?

  8. @Tjah; wadoh meh plesiran maneh… manteb-manteb sekalian kulakan lensa ikih, aja lali hunting Mas.. Maret belom tau acaranya gimana, nanti saya kasih skedulnya Mas…

  9. @Imel; bagaimana jika dibalik… mengabaikan kesenangan besar untuk kesenangan kecil…. naik gunung kecil sekali kesenangannya dibanding kumpul-kumpul ama teman hehehe….saluuud saluud..makasih

  10. lalarosa said: haruskah aku merelakan untuk tak ngeMPi untuk dapet sesuatu?

    Menabung dan berusaha untuk mendapatkan yg kita inginkan tanpa merugikan orang lain, nggak ada salahnya. Kalo orang ngomong sana sini kan nggak ada habisnya, ya penting jangan di masukin hati Dik.Aku dulu mau beli DSLR sing elek-elekan wae mesti nabung dulu….Kalau kita dapatkan apa2 tanpa usaha alias free jadi kurang menghargai, bener nggak? Emang nggak ada yg mau ngasih free.

  11. lalarosa said: haruskah aku merelakan untuk tak ngeMPi untuk dapet sesuatu?

    @Lily; Terimakasih mBak Lily. Yups dengan berusaha sendiri, harga sebuah hasil akan sangat mahal dibanding yang free…. terimakasih sudah berbagi… salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s