Kecantikan yang Bikin Meriang dan Kehausan

Kaum Hawa mana yang tak ingin tampil cantik, bahkan kaum Adampun tak mau ketinggalan. Nah sejauh dan sepenting apakah kecantikan atau perawatan tubuh itu diperlukan dibandingkan dengan treatment/perlakuan lainnya. Acapkali timbul masalah dengan yang namanya penampilan dan mengorbankan sesuatu yang jauh lebih penting dari sebuah kecantikan yang hanya sesaat pandangan mata.

Sebuah pesan singkat masuk diponsel
“Mas tolong beliin alpukat yang matang 1KG saja, cepet ya… penting dan tunggu segera”, permintaan dari ponakan cewek yang menginjak bangku kuliah. Dalam rintik-rintik hujan yang lama-lama membasahi seluruh pakaian sambil berburu alpukat dipasar tradisional. Keluar Masuk lorang dan lapak demi lapak kios buah disambangi. Tak satupun mata ini melihat sesosok Persea Americana / Alpukat dan memang benar ini sudah kelewat musimnya. Setelah hampir putus asa mencari dan akhirnya dapat juga, tapi hanya ada 3/4kg yang masak. SMS bentar untuk konfirmasi, dan setelah beberapa saat di setujui. Busyet harganya 3kali lipat dari biasanya, yah mungkin barang langka tak apalah.

Pulang menuju rumah dengan sekantung alpukat dan buru-buru, sebab katanya penting. Badan menggigil, pertada masuk angin mulai terasa begitu memasuki pelataran rumah. Sampai didalam rumah disambut gembira tante dan ponakan “syukur..syukur” penasaran juga mau di buat apa. Iseng sambil jalan pelan-pelan agar tak ketauan mengintip dibalik pintu dapur ada apa gerangan dengan alpukat tersebut. Dikupas, dimasukan blender dengan dicampur susu segar, tomat ndak tau apalagi yang dimasukan hingga menjadi adonan yang kental.

Pasti menjadi makanan yang enak ini, badan yang mulai anget-anget meriang mungkin sembuh dengan jus alpukat hehehe. Nah begitu jadi adonan, tante dan ponakan masuk kekamar masing-masing dengan semangkuk kecil adonan alpukat tadi. Wah minta ponakan aja deh, pelan-pelan ngetuk pintuk kamar.
“dek…dek.. minta dikit donk jus alpukatnya… kayaknya enak, kok dimakan sendiri”
Begitu pintu dibuka
“grobyaaaak…. woaaaaaahhh…. mu..muuu..mukamu kenapa dek!!!”
“ini namanya masker OM… Om… mau pake juga?”
“Bujubuneng, nie alpukat mahal buat getuan… busyet dahh… ogah..ogah pake aja sendiri”

Dalam meriang dan kejengkelan teringat kisah teman waktu naik gunung dan sedikit menjadi obat sakit hati. Singkat cerita di lereng sebuah gunung yang nyaris tak ada air, memaksa teman untuk turun sendirian mengambil air. Tidak mungkin mengajak 2 temannya yang perempuan untuk ikut. Membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk pulang pergi mengambil air, saat itu sekitar 5 liter. Air yang menjadi penyambung nyawa memang sangat dibutuhkan sehingga cara apapun kadang dilakukan.

Sepulang mengambil air dan kembali ke camp/tenda, dalam keadaan capek menghantarkan teman dalam lelapnya tidur. Begitu bangun, dia terkejut 1 jerigen air 5 liter tinggal sedikit dan nyaris tak tersisa. Dia berfikir air tersebut buat masak atau minum, tapi begitu melihat penampilan 2 perempuan ditenda sebelah dia sedikit curiga. Usut punya usut, air tersebut digunakan untuk cuci muka dan gosok gigi. Dengan gaya yang kalem dan misterius Dian melepaskan kaitan tendan dan merubuhkan, lalu dipacking dalam ransel dan semua peralatan pendakian sudah masuk, demikian juga yang lain.

Mereka berfikir untuk segera melanjutkan perjalanan ke atas menuju puncak, tetapi dia cuma berucap dengan kalemnya;
“turun, dibawah banyak air kalau mau mandi”
Tak ada yang protes, tak ada yang paham maksud dari perkataan tersebut, cuma celotehan yang menyadarkan mereka.
“enak ya kelihatan cantik tapi kehausan”

Seberapa besar orang akan menghargai sesuatu yang sangat berharga dengan sebuah penampilaan sesaat. Bolehlah meriang gara-gara masker alpukat, sebab berada di rumah, nah bagaimana gara-gara bersolek ria terus mati kehausan digunung, sungguh kematian yang cantik bukan..?

Salam

DhaVe
Sendand Dinar, 7 Februari 2010, 11:45

51 thoughts on “Kecantikan yang Bikin Meriang dan Kehausan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s