Motivator yang Menjual Nasehat Gombal

Siapa yang tak kenal dengan motivator handal Indonesia, sebut saja; Andri Wongso, Tung Desem waringin, Mario teguh dan lain sebagianya. Beberapa wejangan dari orang-orang tersebut mampu menyihir dan mendongkrak semangat seseorang untuk bangkit dari keterpurukan spirit. Hanya dengan beberapa patah kata sudah mampu menyulut sumbu asa yang melempem dan siap-siap untuk meledak dan menyebarkan dasyatnya semangat hidup.
Siapapun menginginkan dirinya sukses seperti apa yang dikatan oleh para motivator tersebut, tetapi tak semudah dan semanis yang dikatakan oleh para motivator tersebut. Mereka hanya berkata dalam bualan imajinasi dengan rangkaian kata menjebak dan filosofi terbalik. Orang akan terkesima dan manggut-manggut saat itu dimana saat Sang Motivator berkicau dengan suara manis dan menggelitik semangat tersebut.

Hangat-hangat tahi kebo, mungkin bisa dikatakan seperti itu. Saat duduk manis sambil mendengarkan wejangan-wejangan, semangat begitu tergugah dan membara layaknya merayakan dibacakannya teks proklamasi, namun setelah keluar ruangan apa yang terjadi?. Melempem dan kembali kempet, karena gema motivator sudah hilang dimakan tembok ruang pertemuan yang ada hanya bergulat dengan semangat emosi dan ketidak tahuan diri membangun motivasi.

Saya yakin dan percaya, ketiga motivator tersebut berasal dari latar belakang kesulitan dari segalanya, dan hanya orang yang mampu keluar dari himpitan dan tekanan perkara menjadi juara di ajangnya. Dari proses keluar dari masalah menjadikan dirinya sebagai pribadi yang penuh motivasi dan luar biasa, sehingga mampu memberikan spirit kepada orang lain berdasar pengalaman hidupnya. Sungguh salut buat kerja keras dan perjuangan mereka dan layak dibagikan kepada sesama.

Pernah suatu saat menjenguk teman yang terbaring di ranjang Rumah sakit dan kebetulan datang juga teman-temannya untuk menjenguk. Saya hanya berdiri di pojok ruangan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada teman-teman untuk memberikan dukungan. Nah ada sebuah insiden kecil dimana, teman-temannya diusir oleh sang Pasien.
“minggat sana, aku gak butuh penghiburan, aku gak butuh semangat gombalmu, aku hanya butuh sembuh, karena kau gak tau betapa sakit dan menderitanya… sekarang keluar sana, kecuali engkau pernah sakit seperti aku, makan bagikan pengalaman sakitmu kepadaku”.
Sunngguh luar biasa sikap sang Pasien, yang tidak mau di gombali dengan kata-kata manis yang penuh kebohongan dan kemunafikan penghiburan.

Dalam pikiran saya, bener juga “belum pernah sakit dan merasakan kok bilang, aku tahu yang kamu alami”, wuah gombal bener. Saya kira, itu adalah sebuah penghinaan bagi sang Pasien yang akan menambah keterpurukan dalam penderitaannya. Saya hanya bisa berkata “nikmati bro…kau di beri kesempatan buat menjalani ini semua, jarang-jarang loh ada yang seperti kamu hehehe…”, sebuah senyum simpul dari sang pasien sambil berkata “bangsat loe hahaha…”

Fenomena saat ini adalah memberikan dukungan lewat dunia maya untuk beberapa kasus. Nah sebuah suntikan moral, dorongan semangat yang berwujud tulisan dan jumlah kwantitatif siapa yang memencet kotak biru bertulisakn Accept/terima sungguh luar biasa. Wujud dukungan yang tak peduli dari siapa, bener-bener mendukung atau hanyalah ikut-ikutan sekedar formalitas atau memang tidak ada pekerjaan. Wujud dukungan dunia Maya yang diklaim menjadi sebuah kenyataan didunia nyata, padahal sebagian juga sama saja gombalnya.

Saya hanya mencoba melihat dari sisi lain, yang mungkin bersebrangan dengan pandangan orang kebanyakan.

Saatnya memberikan motivasi berdasar apapun yang telah di alami, sehingga kata-kata manis kita menjadi berkat, bukannya menjadi kualat.

Salam

DhaVe
Office, 12 Januari 2010, 09:30

60 thoughts on “Motivator yang Menjual Nasehat Gombal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s