Hormatilah Wanita Kelak Engkau Akan Mendapat Kehormatannya

Wanita memang susah dimengerti

dibilang cantik dikira menggoda
dibilang jelek dikira menghina
dibilang lemah tidak terima
dibilang kuat protes
maunya emansipasi, suruh betulin genteng nolak
maunya persamaan gender, berdiri dibus menggerutu
bila salah diingetin mukanya merah
bila dipuji juga merah
diajari merah juga
disanjung tambah merah
jika marah paling merah
ditanya ya atau tidak diam
ditanya tidak atau ya diam
didiamkan marah-marah
dibilang cerewet tersinggung
dibilang bawel ribut
dibilang banyak mulut tidak terima
dibilang supel senengnya minta ampun
(dicomot dari mbak Tanti… MP)

Itulah cewek dilihat dari kacamata saya, sungguh susah dan sulit dimengerti. Saya mencoba membuka kacamata saya dan mencoba melihat dengan mata kepala sendiri. Ternyata tidak semua cewek seperti itu, banyak kaum adam yang layak dijadikan panutan dan suri teladan bagi kaum hawa.

Siapa tidak kenal dengan Benazir Bhuto, yang harus terkapar di ujung peluru, perjuangan untuk bangsa negara sungguh mulia. Tidak semua kaum Hawa mampu mengikuti jejak sang Perdana mentri. Junko Tabei, pendaki gunung tangguh asal jepang, beliau adalah ibu dua anak yang pertama kali menginjakan kaki diatap dunia 8848mdpl. Saya sebagai cowok pun tidak sanggup melawan bekunya salju dan lelahnya dijalur pendakian.

Ibu Theresa yang seluruh hidupnya di abdikan untuk kemanusiaan, Bunda Maria yang menjadi simbol sucinya kaum wanita dan masih banyak lagi contohnya. Masihkah kita mengkesampingkan cewek. Saya merasa miris melihat air mata menetes cewek gara-gara ulah cowok. Dalam hati “dimuliakanlah engkau diantara kaum wanita”.

Orang bilang, cewek hanya memakai udel (pusar) untuk berfikir, memakai emosi untuk menanggapi masalah, memakai hati untuk mendekati perkara, tetapi jarang memakai otak untuk berjalan. Saya tidak setujuu… otaklah yang pertama menerima segala input dari luar, sedangkan proses selanjutnya ntak pake udel, hati, emosi atau apalah terserah sang cewek, tetapi semua berasal dari otak.

Wanita sungguh hebat dan lebih kuat dari cowok, ada sebuah anekdot dari teman Tegal; Pak warto dalam 1 bulan mampu mendirikan Warteg, 3 bulan kemudian pak Warto bisa bikin Wartel, 9 bulan kemudian Pak Warto bisa usaha Warnet, tepat 1 tahun pak Warto berhasil menikah dengan Warti, tatapi Warti cukup 1 menit untuk mendirikan Warto.

Sungguh hebat bukan kaum manita…..
Some One disana…. I loVe You full haaaa..haaaa….

Salam

DhaVe

Laborat mikro (inget dirimu makane tak SMS, ternyata…) 13 Juli 2009 17:00

Advertisements

23 thoughts on “Hormatilah Wanita Kelak Engkau Akan Mendapat Kehormatannya

  1. @mBambang; ntar Om yang kaum pria dihadapan wanita lum keposting… tapi kayaknya sama sajah.. sing elek yang dikeluarkan hehehe… mendingan pria seko jupiter pa pluto ya… gede jauh… gak tanggung-tanggung

  2. Sama sajalah, laki2 juga tidak bisa dimengerti. Semua manusia tidak bisa dimengerti. Ya jelas dong, setiap manusia kan individu, kata pak Darwin juga.no women i cry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s