Nyasar di Gunung Sindoro

Takut, putus asa, kedinginan, kesepian, keterasing, marah, sepertinya emosi manusia tercurah semua dan ingin rasanya menyarah. Hingga pada satu saat terlelap, gelap dan setelah itu perlahan semburat surya mulai nampak. Saya selamat di pinggang Sindoro. Medio tahun 1999, saat dunia pendakian masih sepi. Kami berempat ingin survey jalur pendakian. Kegiatan ini tidak semata-mata mendaki, tetapi memetakan jalur dan membetulkan jalur untuk pendakian kami berikutnya. Pukul … Continue reading Nyasar di Gunung Sindoro

Moly, Menjaga dalam Keabadian

Kalau anda memberi makan anjing 3 kali, maka dia akan mengingatmu selama 3 tahun, kalau anda memberi makan orang 3 tahun, mungkin dia akan melupakanmu setelah 3 hari. Dari kecil hingga SMA, keluarga saya selalu memelihara anjing. Anjing yang paling lama tinggal dikeluarga saya bernama bagong. Anjing kampung ini bersama kami selama 14 tahun dan mati karean sudah tua. Setelah itu kami memelihara anjing betina … Continue reading Moly, Menjaga dalam Keabadian

Induknya Mati Ditangan Penghobi

Tetiba emosi saya seperti disayat-sayat sembilu. Saya teringat anak saya yang kalau tidur di pangkuan suka memeluk badan saya dan memegang baju saya dengan erat. Konon salah satu yang membuat anak nyaman yakni mendengarkan detak jantung orang tuanya dan kembang kempis nafas. Lain ceritanya dengan anak kampret ini, dia sedang memeluk induknya, kedua tangan berupa sayap kecil memeluk erat dengan jemari menggengam, dan mulutnya masih … Continue reading Induknya Mati Ditangan Penghobi